Musyawarah Nasional (Munas) XIV Ikatan Himpunan Mahasiswa Kimia (IKAHIMKI)

Musyawarah Nasional (Munas) XIV Ikatan Himpunan Mahasiswa Kimia (IKAHIMKI)

Musyawarah Nasional (Munas) XIV Ikatan Himpunan Mahasiswa Kimia (IKAHIMKI)

Minggu 18 September 2016, Delegasi Kimia Rafi Afrizal dan Tiyo Setiyoto berangkat mengikuti Musyawarah Nasional (Munas) XIV IKAHIMKI yang bertemakan “Merangkai Persatuan Di Garis Khatulistiwa”. Acara Munas ini berlangsung tanggal 19-24 September 2016 di Pontianak Kalimantan Barat.
Ikatan Himpunan Mahasiswa Kimia (IKAHIMKI) adalah organisasi mahasiswa kimia se-Indonesia yang merupakan wadah pengembangan minat ilmiah dan pengembangan sikap profesionalisme khususnya dalam bidang kimia yang senantiasa turut serta mengembangkan inovasi dan kreatifitasnya bagi kemajuan bangsa dan negara Indonesia.
Acara Pertama Musyawarah Nasional (Munas) XIV IKAHIMKI dimulai pada Senin, 19 September 2016 dibuka dengan Opening Ceremony yang menampilkan Sebuah lagu khas daerah Pontianak yang berjudul Sungai Kapuas serta tarian tradisional Pontianak. Acara dilanjutkan dengan Seminar Nasional dengan tema “Food and Drug in Chemistry”. Seminar Nasional ini berjudul Advance Glycation End Products (AGEs) yang membahas tentang bahan kimia yang terdapat dalam makanan yang di sampaikan oleh Dr. Agustina Lulustyaningati, M.Si. Acara dilanjutkan dengan materi mengenai bahan kimia dalam obat-obatan yang di sampaikan oleh Rudyansyah, Ph.D
Setelah ishoma seminar kembali di lanjutkan dengan materi yang di sampaikan oleh BPOM dengan judul “Peredaran Obat dan Makanan di Pasaran”. Pada materi ini dijelaskan pula bagaimana cara mengetahui obat atau makanan yang sudah terdaftar di BPOM.
Hari kedua, Selasa, 20 September 2016 pukul 07.30 acara dilanjutkan dengan Musyawarah Nasional (Munas) XIV IKAHIMKI yang dipimpin oleh Presidium tetap. Sidang pleno 1 membahas tentang LPJ BPP IKAHIMKI periode 2014-2016.
Hari ketiga, Rabu, 21 September 2016, acara dimulai dengan Sidang pleno II dengan membahas AD/ART dan GBHO untuk kepengurusan selanjutnya, yaitu periode 2016-2018, Kemudian dilanjut dengan Sidang Pleno III yang membahas tentang mekanisme pemilihan Sekretaris Jendral dan Pencalonan Sekretaris Jendral IKAHIMKI. Sidang tersebut menghasilkan tiga calon Sekjen, yaitu Fikry Muhammad dari Universitas Lampung, Yoga Trianzar Malik dari Universitas Padjadjaran, dan Riska Wahyu dari AKA Bogor. Hari ini pun ditutup dengan, pemaparan visi dan misi mereka untuk kemajuan IKAHIMKI di periode 2016-2018.
Hari keempat, Kamis, 22 September 2016, pukul 09.00 WIB Acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab antara peserta munas dengan ketiga calon SekJen. Lontaran pertanyaan tentang cara konkrit mereka dalam menyelesaikan masalah, gambaran kelebihan dan kelemahan diri mereka, dll. Dengan sesi tanya jawab dan diskusi yang begitu panjang, akhirnya kesepakatan quorum memutuskan Yoga Trianzar Malik sebagai Sekretaris Jenderal IKAHIMKI periode 2016 – 2018. Selanjutnya di pilih Badan pengurus pusat untuk periode 2016-2018. Acara dilanjutkan dengan
penentuan tender Nasional selanjutnya yang hasilnya Munas dua tahun mendatang akan di laksanakan di Universitas Pattimura Ambon, Maluku, Rapat kerja nasional di universitas Pakuan Bogor dan musyawarah tahunan di universitas Andalas Padang.
Di hari terakhir, dilaksanakan field trip ke beberapa tempat wisata di Kota Pontianak. Pertama-tama dilakukan field trip ke Aloe Vera center, disana di jelaskan berbagai manfaat lidah buaya, bagaimana pengolahan lidah buaya, pemasaran dan lain-lain. Selanjutnya para peserta di ajak menuju salah satu tempat yang merupakan ikon di Pontianak yaitu tugu khatulistiwa dan di lanjutkan ke masjid raya Mujahidin untuk melakukan sholat Zuhur. Seusai melaksanakan sholat zuhur, trip selanjutnya adalah ke museum Kalimantan barat. Di dalamnya berisi budaya-budaya yg ada di Indonesia khususnya Kalimantan barat serta ada juga berbagai benda pra sejarah seperti tulang-belulang, tengkorak manusia purba. Setelah itu di lanjutkan perjalanan ke PSP yaitu sebuah tempat yang berisi makanan minuman ataupun barang-barang khas Kalimantan barat, Pontianak khususnya sebagai oleh-oleh atau cenderamata Untuk di bawa ke kampung halaman. Setelah para peserta puas berbelanja, field trip terakhir para peserta menuju alun-alun Kapuas dan peserta di ajak menaiki kapal mengelilingi sungai Kapuas.

Sekitar pukul 18.15 peserta pulang ke penginapan untuk beristirahat dan esok hari nya peserta pulang ke daerah masing-masing.