Ruang Lingkup dan Pelaksanaan Tugas

Ruang Lingkup

Semua jenis penelitian dan pendidikan yang menggunakan hewan coba di lingkungan Fakultas MIPA Universitas Negeri Jakarta. KEH PSB juga dapat melayani permintaan kelayakan etik penelitian menggunakan hewan yang dilakukan di luar UNJ.

Pelaksanaan Tugas

  1. KEH PSB akan mengadakan sidang pembahasan etik penelitian secara wajar, tertutup, rahasia, independen dan tepat waktu.
  2. Hanya proposal penelitian yang diterima oleh ketua KEH PSB yang akan dibahas.
  3. Sidang KEH PSB adalah sah jika kuorum tercapai, yaitu kehadiran lebih dan setengah jumlah anggota kelayakan etik.
  4. Keputusan diambil atas dasar konsensus, obyektif dan profesional dan hanya dalam keadaan luar biasa sidang dapat memutuskan mengadakan pemungutan suara.
  5. Hanya anggota KEH PSB yang ikut sidang berhak ikut dalam proses pengambilan keputusan, kecuali jika anggota yang tidak hadir memberi tanggapan tertulis tentang proposal penelitian yang dibahas kepada sekretariat.
  6. Anggota KEH PSB yang memiliki keterkaitan dengan penelitian yang direview sehingga mungkin terjadi pertentangan kepentingan harus melaporkan kepada ketua sebelum pembahasan dimulai dan disarankan tidak ikut serta dalam pembahasan. Jika perlu anggota tersebut dapat meninggalkan sidang atas inisiatif sendiri atau atas permintaan sidang.
  7. Dalam sidang kelayakan etik, maka komisi dapat mengundang peneliti untuk melakukan presentasi dan mengklarifikasi hal-hal yang tidak atau belum jelas dalam proposal penelitian.
  8. KEH PSB akan menyampaikan keputusan sidang secara tertulis kepada Ketua Program Studi Biologi. Keputusan KEH PSB berbentuk pernyataan dilengkapi penjelasan bahwa proposal yang direview :
  • Disetujui dan dinyatakan layak etik.
  • Disetujui dan dinyatakan layak etik setelah adanya klarifikasi oleh peneliti (layak dengan perbaikan).
  • Tidak disetujui.
  1. Setiap perubahan prosedur atau protokol yang telah dikaji jika mengalami perubahan maka peneliti wajib memberikan laporan kepada komisi etik penelitian. Perubahan prosedur hanya boleh dilaksanakan setelah mendapatkan persetujuan dari KEH PSB.
  2. Untuk menjamin bahwa etik penelitian seperti yang telah disetujui oleh komisi etik penelitian mengenai pengikutsertaan hewan sebagai obyek akan dipatuhi oleh peneliti, maka KEH PSB harus memiliki mekanisme untuk melakukan monitoring dan evaluasi dengan cara melakukan evaluasi program pemeliharaan dan penggunaan hewan dan inspeksi terhadap fasilitas pemeliharaan hewan secara berkala, paling sedikit 6 bulan sekali.
  3. Pemantauan yang dilakukan KEH PSB tidak dapat menggantikan upaya menumbuhkan kesadaran etik bagi peneliti.
  4. KEH PSB hendaknya dapat menimbulkan kesadaran perlunya standar ilmiah dan standar etik dalam penelitian.
  5. Pelanggaran standar ilmiah dan etik oleh peneliti atau sponsor penelitian merupakan dasar pencabutan ijin kelayakan etika penelitian yang dilakukan berdasarkan rapat pleno KEH PSB.
  6. KEH PSB memberikan laporan tahunan kepada Ketua Program Studi Biologi secara ringkas mencakup seluruh kegiatan komisi etik penelitian selama setahun.