Studium Generale Program Studi Kimia 2019

DSC_0937

Jakarta, Sabtu 20 April 2019. Dalam rangka meningkatkan kualitas dan pengetahuan mahasiswa tentang kriteria produk halal di kalangan masyarakat, maka Program Studi Kimia yang bekerja sama dengan Ikatan Alumni Mahasiswa Kimia (ALUMINA) UNJ mengadakan Studium Generale dengan tema Sistem Jaminan Halal HAS 23000 dan Proses Sertifikasi Halal.

Acara ini dimulai pada pukul 09.30 WIB dan berakhir pada pukul 12.30 WIB dengan dipandu oleh dua orang MC, yaitu Ivan Fadilah (Kimia 2017) dan Nabilla Alya Pramudiyasih (Kimia 2017) dengan jumlah peserta sebanyak 97 orang. Acara diawali dengan pembukaan dan pembacaan susunan acara, dilanjutkan dengan sambutan dari Koordinator Program Studi Kimia, yaitu Ibu Dr. Yusmaniar, M.Si. Setelah itu penyampaian materi oleh Ibu Febianti, S.Si  yang berprofesi sebagai Penyelia Halal BSNP Nasional dan Manager PT. PZ Cussons Indonesia. Seusai pemaparan materi, dilanjutkan dengan sesi diskusi. Moderator dalam sesi diskusi adalah Bapak Drs. Zulhipri, M.Si. yang juga merupakan dosen dari Program Studi Kimia. Terakhir, acara ditutup dengan foto bersama.

Beberapa poin penting yang disampaikan dalam penyampaian materi, antara lain:

  1. Mulai tahun 2019 ini berdasarkan UURI no. 33 tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal, bahwa produk-produk makanan/minuman, obat2an, dan cosmetik yang diperdagangkan sudah mesti memiliki sertifikasi halal.

 

  1. Alur agar suatu perusahaan memiliki sertifikat halal.
  • Membangun perusahaan
  • Menerapkan 11 kriteria agar suatu produk dinilai halal
  • Mengajukan sistem jaminan halal ke MUI
  • Perusahaan diaudit oleh MUI
  • MUI mengeluarkan sertifikat halal

 

  1. Kriteria agar suatu produk dinilai halal oleh MUI:
  • Kebijakan Halal
  • Tim Manajemen Halal
  • Pelatihan
  • Bahan
  • Produk
  • Fasilitas Produksi
  • Prosedur Tertulis untuk Aktivitas Kritis
  • Kemampuan Telusur
  • Penanganan Produk yang Tidak Memenuhi Kriteri
  • Audit Internal
  • Meninjau Ulang Manajemen
chemistry Lab

Sistem Baru Pelayanan Laboratorium Kimia UNJ

chemistry Lab

Mulai tahun ajaran baru 2016/2017, Laboratorim Kimia UNJ memberikan layanan dengan sistem baru untuk pendaftaran praktikum mahasiswa, asisten lab, dan untuk lab penelitian. Berikut informasi lebih lanjut mengenai layanan tersebut:

Pendaftaran Praktikum

  1. Pendaftaran praktikum semester ganjil (105) tahun akademik 2016/2017 dibuka dari tanggal 22 Agustus 2016 sampai 9 September 2016.
  2. Mahasiswa mendownload form pendaftaran praktikum sesuai dengan mata kuliah praktikum yang diambil di http://bit.ly/2bmsfU9
  3. Mahasiswa mengisi form pendaftaran praktikum lalu di kirim ke email labkimiaunj.DAPRAK@gmail.com paling lambat tanggal 9 September 2016 pukul 15.00 WIB, dengan subject mata kuliah praktikum/program studi/angkatan/kelas A atau B, contoh : Praktikum Kimia Dasar I/Pendidikan Kimia/2016/Kelas A

Catatan :

  1. Pendaftaran praktikum untuk mahasiswa lama angkatan 2015, 2014, 2013 dengan syarat telah mengganti alat-alat kimia yang dirusakkan pada semester sebelumnya
  2. Apabila mahasiswa terlambat melakukan pendaftaran praktikum dari waktu yang ditentukan, maka mahasiswa tidak dapat mengikuti praktikum
  3. Mahasiswa dapat mendownload petunjuk praktikum kimia di http://bit.ly/2bhm86q

Pendaftaran Asisten

  1. Pendaftaran asisten praktikum semester ganjil (105) dimulai dari tanggal 22 Agustus 2016 sampai 7 September 2016, dengan syarat :
    1. Calon asisten telah mengambil mata kuliah praktikum yang bersangkutan dan dinyatakan “LULUS” (khusus mata kuliah praktikum kimia organik calon asisten mempunyai nilai praktikum kimia organik minimal “B”)
    2. Calon asisten diprioritaskan dari angkatan yang tertua dan belum pernah menjadi asisten
    3. Calon asisten harus mempunyai waktu penuh selama bertugas di laboratorium
  2. Calon asisten mengisi form pendaftaran asisten, form tersebut dapat di download di http://bit.ly/2bmrNW5
  3. Calon asisten mengembalikan form pendaftaran ke email labkimiaunj.DAS@gmail.com paling lambat tanggal 7 September 2016 pukul 15.00 WIB
  4. Bagi calon asisten yang sudah mendaftar, wajib hadir pada pertemuan pembentukan asisten praktikum dan pelatihan asisten praktikum yang jadwalnya ditentukan oleh laboratorium kimia.
  5. Apabila terdapat hal-hal tidak sesuai dengan syarat yang telah ditetapkan maka calon asisten diwajibkan untuk mendapat persetujuan dari kepala laboratorium kimia terlebih dahulu

Penggunaan Lab Penelitian

  1. Mahasiswa mengajukan surat permohonan izin penggunaan Laboratorium Penelitian yang ditujukan kepada Kepala Laboratorium Kimia FMIPA UNJ, serta melampirkan daftar kebutuhan alat, bahan, dan foto copy prodesur kerja. (Form Surat Permohonan dapat di download di http://bit.ly/2bk5O47
  1. Surat Permohonan beserta lampiran alat dan bahan ditandatangani oleh mahasiswa yang bersangkutan dan diketahui oleh dosen pembimbing dan mendapat persetujuan oleh kepala laboratorium kimia.
  1. Surat Persetujuan/izin dari Kepala Laboratorium Kimia, diserahkan mahasiswa ke PLP yang bertugas di Lab. Penelitian dan surat tersebut dikirim ke email: labkimiaunj.LP@gmail.com.
  1. Surat pemohonan tersebut berlaku selama 6 bulan.

Catatan :

  1. Apabila mahasiswa  melakukan penelitian diluar jam kerja atau hari libur bukan untuk mempercepat penelitian tetapi  karena proses penelitian membutuhkan waktu yang diinginkan diluar jam kerja, maka mahasiswa harus membuat surat izin lembur yang ditandatangani oleh mahasiswa yang bersangkutan, sepengetahuan dosen pembimbing dan seizin kepala laboratorium kimia.
  2. Surat izin lembur tersebut dapat didownload di http://bit.ly/2bxxXmt
020

Studium General oleh Mauro Mocerino, Ph.D

020
Prof. Mauro Mocerino, Ph.D

Prodi Kimia FMIPA UNJ, 30 Mei 2016 – Program Studi Kimia dan Pendidikan Kimia Universitas Negeri Jakarta kembali mengadakan studium general yang dikhususkan untuk mahasiswa kimia dan pendidikan kimia angkatan 2013. Dengan mengangkat tema “Teaching Chemistry Collaboratively and Contextually”, stadium general kali ini menghadirkan Mauro Mocerino, Ph.D, seorang professor dari Department of Chemistry di Curtin university sebagai narasumber dan pembicara stadium general ini.

Mahasiswa memadati ruang 1.6-1.7 Gd. FMIPA UNJ
Mahasiswa memadati ruang 1.6-1.7 Gd. FMIPA UNJ

Studium general yang berlangsung pada pukul 9:30 ini diawali dengan memperkenalkan curtin university mengenai  lokasi, jurusan, dan kelebihan berkuliah S2 di curtin university oleh Mauro Mocerino, Ph.D. Dalam stadium general ini, professor Mauro Mocerino tidak hanya menjelaskan mengenai teknik mengajar kimia secara kontekstual dan kolaboratif, namun beliau juga menyampaikan beberapa teori dan prinsip dalam kimia umum seperti wujud materi, representative molekul organic dan senyawa.

Kegiatan Stadium general dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Pertanyaan pertama diajukan oleh salah seorang mahasiswa Pendidikan Kimia semester 5, Nikmah, ia menanyakan bahwa bagaimana cara memahami kimia dengan baik ketika harus melakukan praktikum yang begitu banyak? Dalam menjawab pertanyaan ini professor Mauro Mocerino menjelaskan bahwa sebagai mahasiswa hal pertama yang harus ditekankan dalam pembelajaran adalah pemahaman konsep. Sehingga dari awal kita sudah memastikan bahwa kita memahami konsep yang dipelajari dengan baik.

Nikmah, Mahasiswa Prodi Pendidikan Kimia 2013
Nikmah, Mahasiswa Prodi Pendidikan Kimia 2013

Pertanyaan selanjutnya dari Sefti, mahasiswa pendidikan kimia yakni mengenai cara mengaplikasiakan pembelajaran kontekstual dan kolaboratif ketika mengajar. Prof. Mauro berpendapat bahwa untuk mewujudkan pembelajaran kontekstual dan kolaboratif, teori yang siswa pelajari langsung dihubungkan dengan kejadian yang ada di kehidupan sehari-harinya dan menggunakan berbagai media pendukung pembelajaran.

Sefti, Mahasiswa Prodi Pendidikan Kimia 2013
Sefti, Mahasiswa Prodi Pendidikan Kimia 2013

Studium general yang berlangsung selama 3 jam ini diakhir dengan closing statement oleh salah satu Dosen Pendidikan Kimia UNJ, Yuli Rahmawati, Ph.D. beliau menyampaikan bahwa sebagai seorang guru, jangan menyampaikan seluruh informasi kepada siswa. Karena itu tidak akan membantu siswa dalam pembelajaran. Namun buatlah siswa tertarik dengan apa yang kita berikan sehingga ada kemauan dalam diri siswa untuk mencari informasi  tersebut lebih lanjut.

Mauro Mocerino, Ph.D dan Ibu Yuli Rahmawati, M.Sc., Ph.D
Mauro Mocerino, Ph.D dan Ibu Yuli Rahmawati, M.Sc., Ph.D

Studium general ditutup dengan pemberian kenang-kenang dari pihak jurusan kimia UNJ oleh Bapak Suhartono, M.Kes. kepada Mauro Mocerino, Ph.D.

Bapak Suhartono, M.Kes. dan Mauro Mocerino, Ph.D.
Bapak Suhartono, M.Kes. dan Mauro Mocerino, Ph.D.

Penulis: Anna Rahmadianty

2

Kuliah Umum Kromatografi dan Kalibrasi Analitik

1

FMIPA UNJ, Jakarta:  sebanyak lebih kurang 100 mahasiswa Program Studi  Kimia dan Pendidikan Kimia angkatan 2012 dan 2013 Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam mengikuti kuliah umum yang disampaikan oleh Prof. Dr. rer. nat. Rinaldi Idroes, S.Si, seorang guru besar bidang Kimia Analitik  di Universitas Syiah Kuala. Kuliah umum ini dilaksanakan di ruang kelas 1.6 dan 1.7 kampus B UNJ, jumat (15/004/2016) pukul 8.30-10.30.

Kuliah umum yang dilaksanakan selama dua jam tersebut mengangkat tema “Kromatografi dan Kalibrasi Analitik”.  Kalibrasi adalah kegiatan untuk menentukan kebenaran konvensional nilai penunjukan alat ukur dengan cara membandingkan terhadap standar ukurnya (yang telah diketahui nilainya) yang mampu tertelusur (traceable) ke Standar  Nasional untuk satuan ukuran dan atau internasional. Pada kuliah umum kali ini Prof. Dr. rer. nat. Rinaldi Idroes memaparkan cara mengkalibrasi suatu instrumen, menentukan gradien dari kurva kalibarasi, dan  juga memaparkan prinsip kerja beberapa instrumen dalam Kimia Analitik yang digunakan baik untuk mengindentifikasi suatu senyawa ataupun instrumen yang memiliki fungsi untuk menentukan kadar sampel dalam suatu senyawa seperti kromatografi gas, HPLC, HPLTC, dan spektofotometri.

2

Diakhir acara, Dosen yang sempat menjadi pengisi dalam acara Lab Indonesia, sebuah pameran instrumen laboratorium terbesar di Indonesia 13-15 April 2016 memberi pemaparan mengenai prospek kerja seorang ahli kimia bidang kimia instrumen yang sangat mudah untuk didapatkan jika menguasai instrumen kimia.  “Indonesia memang belum mampu membuat instrumen kimia namun setidaknya kita harus menguasai instrumen tersebut sesuai dengan prosedur yang benar” jelas Prof. Rinaldi Idroes diakhir kuliah.

Kuliah umum yang diselenggarakan oleh Prodi Kimia dan Pendidikan Kimia UNJ ini ditutup dengan pemberian cindera mata oleh Dr. Yusmaniar selaku Ketua Prodi Kimia UNJ dan dilanjutkan dengan sesi foto bersama. Dengan diadakannya kuliah umum ini, semoga semakin banyak mahasiswa yang tertarik untuk mempelajari kuliah instrumen lebih dalam atau setidaknya  dapat bermanfaat sebagai penunjang mata kuliah kimia analis yang telah diambil oleh Mahasiswa Kimia UNJ.

Penulis: Anna Rahmadianty

Juara 3 LKTIN 2015 UNY

Tiga Mahasiswa Jurusan Kimia Raih Juara 3 LKTI Nasional 2015

Juara 3 LKTIN 2015 UNY
Friska, Nur Mei, dan Sri Hartini sedang memegang tropi dan hadiah juara 3 LKTI Nasional 2015

Tim UNJ meraih juara ketiga dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional (LKTIN) 2015 yang diselenggarakan oleh Kelompok Studi Ilmiah MIPA Scientist (KSI MIST) FMIPA Universitas Negeri Yogyakarta. Lomba yang diikuti oleh 146 tim dari berbagai universitas ini di beri nama MARSS #2 yang merupakan singkatan dari MIPA Road to Scientific Paper and Seminar. Pengumuman lomba dan seminar dilaksanakan pada 09 Mei 2015 lalu. Tim UNJ yang meraih Juara Tiga tersebut adalah Nur Mei Alfi Fajrin, Friska Ruswandani Pratiwi, dan Sri Hartini. Ketiganya merupakan mahasiswa Jurusan Kimia UNJ. Mereka mendapat hadiah uang tunai sebesar Rp. 1.000.000, tropi, dan sertifikat atas prestasinya tersebut.

Dari 146 tim yang berkompetisi, UNJ mengirimkan 4 tim yang terdiri dari tiga orang setiap kelompoknya (ada satu kelompok yang terdiri dari dua orang). Tim UNJ yang berpartisipasi merupakan mahasiswa Jurusan Kimia UNJ, yakni: Tim 44 (Dian Nisa Fitriani, Anna Rahmadianty, Elsa Mahardika), Tim 58 (Wanda Amelia Rahma, Desy Suharnita, Risa Rianti),  dan Tim 133 (Nur Mei Alfi Fajrin, Friska Ruswandani Pratiwi, Sri Hartini). Dari Jurusan Fisika UNJ mengirimkan satu tim, yakni Tim 127 (Karlina Ayu Efrita dan Sitti Ghaliyah).

“Alhamdulillah, semua pihak baik dari dosen pembimbing kami, pihak Jurusan Kimia, Universitas, dan dari senior KPM (Kelompok Peneliti Muda) dapat membantu kami hingga semuanya dapat terpenuhi sebelum kami berangkat ke Yogyakarta.” Ujar Friska yang merupakan mahasiswa Program Studi Pendidikan Kimia UNJ angkatan 2014 saat bercerita tentang persiapan lomba dalam mengurus berkas-berkas kelengkapannya.

Berdasarkan pemaparan Friska, berbeda dengan Nur Mei (Program Studi Kimia 2013) dan Sri Hartini (Program Studi Pendidikan Kimia 2012) yang baru pertama kali bisa lolos sampai ke final LKTI Nasional, ini merupakan pengalaman kedua kalinya bagi Friska untuk bisa lolos dan mendapatkan juara LKTI tingkat Nasional. Friska pernah meraih juara 1 LKTI tingkat Nasional di ITS.

Semoga semakin banyak mahasiswa UNJ terutama Jurusan Kimia UNJ yang berprestasi, baik dalam hal akademik maupun non-akademik. Congrats![el.]

 

 

IMG-20150322-WA0009

KUNJUNGAN JORDAN UNIVERSITY OF SCIENCE OF TECHNOLOGY (JUST) KE JURUSAN KIMIA, FMIPA UNJ

IMG-20150322-WA0009

Pada tanggal 24–25 Pebruari 2015 lalu, Jurusan Kimia, FMIPA UNJ berkesempatan untuk menjadi tuan rumah kunjungan kerja sama dari Faculty of Science and Arts, JUST yang diwakili oleh Prof. Dr. Mohammad El-khateeb, ketua Department of Applied Chemical Sciences. Kunjungan tersebut bertujuan untuk membahas nota kerja sama antara kedua belah pihak dalam bidang penelitian dan pendidikan.

Agenda yang telah dilaksanakan pada hari Selasa, 24 Pebruari 2015 adalah kuliah umum bagi mahasiswa Jurusan Kimia, FMIPA UNJ. Dalam kuliah umum hari pertama ini dibahas mengenai atmosfer penelitian di Department of Applied Chemical Sciences, JUST. Pada pemaparan yang di sampaikan oleh Prof. El-khateeb, dijelaskan mengenai sistem kredit yang dilaksanakan di Department of Applied Chemical Sciences, JUST. Pada kegiatan laboratoriumnya, mahasiswa diarahkan untuk memiliki kompetensi baik di bidang sains maupun ilmu terapannya, dalam hal ini aplikasi kimia di industri. Misalnya, terlihat dalam peta kurikulum yang disampaikan mengenai adanya aktivitas berbeda di laboratorium kimia organik dan industri kimia organik. Perbedaan kedua aktivitas tersebut terletak pada tujuan yang ingin dicapai. Pada laboratorium kimia organik, mahasiswa diharapkan dapat memiliki kemampuan dasar di laboratorium kimia organik seperti metode sintesisi organik dan pemisahan/pemurnian senyawa organik dan membuktikan konsep yang telah dipelajari pada sesi kulliah. Sedangkan kegiatan di laboratorium industri kimia organik, percobaan yang dilakukan meliputi sintesis ataupun preparasi produk industri kimia organik seperti pembuatan polimer (nilon, poliester, dan polistiren), pembuatan bahan pembersih (sabun, sampo, pasta gigi, dan deterjen),  serta cairan desinfektan dan antiseptik. Pada kegiatan tersebut mahasiswa diarahkan untuk merancang suatu konsep aplikasi kimia organik di industri.

Selain memperkenalkan struktur kurikulumnya, pada kegiatan kunjungan hari pertama ini diperkenalkan pula lingkungan penelitian di Department of Applied Chemical Sciences, JUST. Pada jenjang penelitian, mahasiswa diproyeksikan untuk dapat melakukan penellitian secara mandiri. Laboratorium di Department of Applied Chemical Sciences, JUST dilengkapi dengan instrumen 400 MHz NMR (Nuclear Magnetic Resonance), TGA (Thermogravimetric Analysis), HPLC (High Performance Liquid Chromatography), GC (Gas Chromatography), dan FTIR (Fourrier Transform Infra Red Spectrometer). Namun demikian, keterbatasan instrumen yang ada membuka kerjasama penelitian dengan universitas/institusi penelitian di sekitar JUST. DI samping itu, untuk mendukung kegiatan penelitiannya, JUST menyediakan akses terbuka pada jurnal–jurnal internasional terkemuka, termasuk pengindeks SciFinder.

Pada hari berikutnya, dilaksanakan pertemuan untuk membahas mekanisme kerjasama Faculty of Science and Arts, JUST dengan Jurusan Kimia, UNJ. Pada pertemuan tersebut dipaparkan mengenai program kerja sama riset dan pendidikan bagi mahasiswa pascasarjana. Menurut Prof. El-khateeb, JUST tidak menyediakan beasiswa program sarjana bagi mahasiswa internasional. Namun demikian kesempatan tersebut terbuka bagi mahasiswa master. Mengenai program Doktor, JUST tidak membuka program tersebut mengingat dukungan JUST kepada mahasiswa untuk melakukan riset dan studi di negara maju sangat tinggi.

Beasiswa yang ditawarkan kepada mahasiswa internasional jenjang master meliputi biaya pendidikan, biaya penelitian, dan biaya hidup. Aplikasi keikutsertaan dalam program tersebut dibuka sepanjang tahun namun dibagi menjadi dua periode seleksi, yaitu Januari dan Juli. Peminat program tersebut dapat mengirimkan proposal singkat yang meliputi biografi dan rencana penelitian kepada Jordan Minister of Higher Education untuk diproses. Jika proposal tersebut disetujui, aplikan akan diminta untuk menyerahkan proposal penelitian yang lebih rinci dan detil. Selain itu, terdapat pula kesempatan sandwich bagi mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh program master dengan besaran beasiswa yang sama.

Acara hari kedua diakhiri dengan pemaparan hasil penelitian kelompok riset Prof. El-khateeb di hadapan mahasiswa dan staff dosen Jurusan Kimia UNJ. Presentasi tersebut berkaitan dengan sintesis senyawa organobesi dengan ligan selenium. Materi kuliah tersebut sangat berkaitan terutama bagi mahasiswa yang sedang mengikuti matakuliah anorganik mengenai senyawa kompleks ataupun kuliah kimia organologam. Senyawa yang telah berhasil disintesis memiliki stabilitas yang baik saat berada dalam lingkungan reaksi substitusi. “Dengan ligan berupa suatu β-diester, reaksi substitusi hanya terjadi pada salah satu karbonil, tidak terdapat produk disubstitusi dan pelepasan ligan dari kompleksnya seperti yang terjadi pada serangan nukleofil terhadap suatu ester dalam kuliah kimia organik” jawab Prof. El-khateeb saat menjawab pertanyaan mahasiswa. –HN–

promosi18

PROMOSI DOKTOR MARIA PARISTIOWATI

IMG-20150322-WA0003

Alhamdulillahirobbil ‘Alamin. Kamis, 26 Februari 2015. Ibu Maria Paristiowati yang merupakan salah satu Dosen Jurusan Kimia UNJ telah berhasil mempertahankan disertasinya pada sidang terbuka yang dilaksanakan di Aula Perpustakaan UNJ. Beliau mempresentasikan penelitiannya yang berjudul: Pengaruh Model Pembelajaran dan Kemampuan Berpikir Kritis Mahasiswa Terhadap Hasil Belajar Kimia Fisika II di Jurusan Kimia. Komisi promotor dari sidang terbuka ini adalah Prof. Dr. Hartati Muchtar, M.Pd dan Prof. Dr. B.P Sitepu, MA. Komisi promotor juga merangkap sebagai panitia ujian doktor. Adapun panitia ujian doktor ini antara lain: Prof. Dr. H. Djaali (Rektor UNJ) sebagai ketua, Prof. Dr. Moch Asmawi, M.Pd sebagai sekretaris, serta Prof. Dr. Maruf Akbar, M.Pd (As. Dir. I Program Pascasarjana), Prof. Dr. Hartati Muchtar, M.Pd (Ketua Program Studi Teknologo Pendidikan UN J) sebagai anggota, Prof. Dr. Tuti Nuriah sebagai penguji senat, dan Prof. Dr. Atwi Suparman, M.Sc (Guru Besar Tetap Universitas Terbuka) penguji luar. Semoga ilmu yang telah dimiliki dapat bermanfaat diri pribadi dan orang banyakserta memajukan pendidikan di Indonesia.