PROGRAM PENGABDIAN MASYARAKAT (P2M) 2016

 

PROGRAM PENGABDIAN MASYARAKAT
(P2M)

Prodi Fisika dan Pendidikan Fisika FMIPA
Universitas Negeri Jakarta
4-5 Agustus 2016

Pengabdian kepada masyarakat bagi perguruan tinggi merupakan suatu kewajiban yang sejajar dengan dharma pendidikan/pengajaran dan dharma penelitian. Dalam istilah lain dikatakan sebagai tri dharma perguruan tinggi yang mencakup darma pendidikan dan pengajaran, darma penelitian, dan darma pengabdian kepada masyarakat.
Perguruan tinggi yang baik harus mensinkronkan ketiga darma tersebut. Dasar pemikiran ini dilandasi oleh keinginan yang besar agar sebuah perguruan tinggi tidak hanya memproduksi manusia berilmu dan berpikir secara konseptual tetapi juga harus memiliki kepekaan sosial atau kepedulian lingkungan ditengah-tengah kehidupannya. Karenanya konsep menara gading bagi perguruan tinggi hasus dihilangkan. Hal ini dilandasi oleh konsep bahwa manusia itu di samping sebagai yang memiliki kemampuan intelektual/akademik juga sekaligus sebagai makhluk sosial dan karenanya secara niscaya ia harus memperhatikan lingkungan kehidupannya. Manusia harus ramah dengan lingkungan dan peduli terhadap sesama. Pengabdian kepada masyarakat merupakan usaha yang dilakukan oleh seseorang baik secara individu, bersama-sama atau kelompok atau lembaga untuk membantu peningkatan taraf kehidupan masyarakat yang dibantu sesuai dengan misi yang diembannya. Ketika darma tersebut berkaitan dengan perguruan tinggi maka disesuaikan dengan misi yang diembannya yaitu pengamalan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni langsung pada masyarakat dilaksanakan secara institusional dan profesional, sebagai tanggungjawab luhur perguruan tinggi dalam usaha mengembangkan kemampuan masyarakat sehingga dapat mempercepat tercapainya tujuan pembangunan nasional. Untuk mengetahui efektivitas dan akurasi ilmu yang dikembangkan di suatu perguruan tinggi, maka perlu diaplikasikan pada masyarakat penggunanya. Demikian juga untuk mengetahui efektivitas hasil penelitian yang didapat dalam darma penelitian di perguruan tinggi, juga perlu diaplikasikan di masyarakat penggunanya. Darma pengabdian kepada masyarakat oleh suatu perguruan tinggi adalah bagian dari pengaplikasian materi pembelajaran dan hasil penelitian pada masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat oleh perguruan tinggi dengan demikian harus mencakup beberapa aspek:
1. Pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni;
2. Penyebar luasan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni;
3. Penerapan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni;
4. Pemberian bantuan keahlian kepada masyarakat;
5. Pemberian jasa pelayanan profesional kepada masyarakat.
Bentuk kegiatan yang sering dilakukan dalam pengabdian kepada masyarakat di sebuah perguruan tinggi yaitu:
a. Pendidikan kepada masyarakat. Yang dimaksud dengan pendidikan kepada masyarakat adalah pemberian pendidikan non-formal dalam rangka continuing education dengan berbagai bentuk kegiatan; kursus-kursus, penataran, lokakarya, latihan kerja, penyuluhan, bimbingan kerja.4 Perlu diperhatikan dalam bentuk kegiatan pendidikan kepada masyarakat adalah program yang bersifat praktis, harus disesuaikan dengan kebutuhan pasar, melihat kondisi sosio kultural masyarakat serta tingkat pendidikan masyarakat. Jika hal tersebut tidak dipertimbangkan kemungkinan besar apa yang dilakukan menjadi tidak berguna dan mubazir.
b. Pelayanan kepada masyarakat. Kalau di dalam masyarakat modern telah ada secara simultan tenaga pelayan masyarakat yang profesional yang sewaktu-waktu dapat membantu masyarakat yang membutuhkannya, namun pada masyarakat yang masih berkembang hal ini masih sangat terbatas kalau tidak mau dikatakan belum ada. Sehubungan dengan hal tersebut perlu disini perguruan tinggi memberi pelayanan secara profesional kepada masyarakat yang memerlukan perguruan tinggi.
c. Pengembangan hasil penelitian. Hasil penelitian perlu dikembangkan agar masyarakat dapat menikmatinya. Produknya dapat berupa pengetahuan terapan, teknologi ataupun seni yang hasilnya siap pakai. Bentuk kegiatannya dapat berupa; cara kerja, prosedur kerja, metode mengajar, materi pelajaran dan sebagainya.
d. Pengembangan wilayah secara terpadu. Dengan melakukan kerja sama dengan beberapa instansi daerah, perguruan tinggi yang telah memiliki tenaga ahli yang telah memiliki konsep perencanaan pengembangan wilayah dapat melakukan pengabdian dalam bentuk desa binaan melakukan perencanaan pembangunan wilayah secara terpadu dan bersifat komprehensip. Hal ini tentu sangat berkaitan erat dengan penataan wilayah di suatu daerah yang telah ada tata aturan sebagai pedoman.
e. Transfer Teknologi. Trasfer teknologi ini hasilnya produk baru berupa teknologi siap pakai. Agar bermanfaat kepada masyarakat maka diperlukan pengenalan kepada masyarakat, ditawarkan kepada masyarakat agar bisa diadaptasi. Sasaran transfer teknologi ini adalah: dunia industri, dunia busines, kelompok-kelompok dalam masyarakat, individu-individu, organisasiorganisasi masyarakat, dan instansi-instansi pemerintah.7

2. TUJUAN DAN MANFAAT

Tujuan dari kegiatan ini adalah:
1. Meningkatkan kompetensi pengelola laboratorium sekolah (SMA, MA dan SMK) di Kabupaten Lombok Barat, NTB.
2. Meningkatkan kompetensi guru SMA, MA dan SMK di Kabupaten Lombok Barat NTB dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis komputer
3. Meningkatkan kompetensi guru SMA, MA dan SMK di Kabupaten Lombok Barat NTB dalam mengembangkan perangkat penilaian berbasis komputer (Computer Based Test, CBT)
4. Meningkatkan kompetensi guru SMA, MA dan SMK di Kabupaten Lombok Barat NTB agar menjadi pembina OSN-Fisika
Manfaat dari kegiatan ini diharapkan:
1. Terlaksananya manajemen laboratorium yang baik
2. Mampunya pengelola laboratorium meningkatkan penggunaan laboratorium untuk menunjang pembelajaran
3. Meningkatkan kualitas pembelajaran di SMA, MA dan SMK di Kabupaten Lombok Barat NTB.
4. Kompetennya guru dalam membina siswa untuk unggul dalam seleksi OSN-Fisika
3. WAKTU PELAKSANAAN
Waktu kegiatan
Hari / Tanggal : Jumat 4 Agustus 2017
Waktu Kegiatan : 08.00 s.d 16.30
Tempat : SMA 1 Narmada Lombok Barat NTB

 

 

 

 

Written by