“Manajemen Spesies Introduksi dalam Konservasi Keanekaragaman Hayati”

Introduksi berbagai jenis (introduced species) dari daerah sebaran alaminya ke lokasi yang jauh  terjadi di berbagai belahan dunia, sejak manusia mulai berprofesi sebagai petani dan peternak. Di banyak tempat, termasuk Indonesia, jenis-jenis introduksi kadang merupakan backbone ekonomi negara. Jenis-jenis seperti kelapa sawit (asal Afrika Barat-Barat Daya) dan karet  Pará (asal Amerika Selatan) adalah penggerak ekonomi perkebunan Indonesia. Jenis-jenis ikan air tawar ekonomis introduksi seperti  lele, lele dumbo, mujair dan nila adalah jenis yang juga sangat penting bagi diet sehari-hari orang Indonesia, bahkan merupakan sumber protein hewani yang murah dan sangat mudah diperoleh.

Di lain pihak, jenis-jenis introduksi juga memunculkan masalah terhadap lingkungan dan konservasi keanekaragaman hayati. Contoh klasik eceng gondok yang diintroduksi dari Amerika Selatan sebagai penghambat lalu-lintas perairan; jenis yang pertumbuhannya bersaing dengan tanaman pertanian  adalah fenomena yang dinikmati bangsa Indonesia hingga hari ini. Kasus lain misalnya meledaknya populasi ikan nila dan ikan mujair di banyak danau hingga menekan populasi ikan lokal, jenis yang kadang endemik.

Banyak kegiatan industri, pertanian, perhutanan dan pengelolaan lingkungan perkotaan yang berkaitan dengan penanganan jenis-jenis introduksi. Kegiatan tersebut tentunya dengan kerangka memaksimalisasi nilai produksi dan ekonomi jenis-jenis tersebut bagi Bangsa Indonesia yang dilain pihak harus ditata dengan teliti agar tidak menjadi senjata makan tuan terhadap kelestarian flora dan fauna. Interaksi ekologi ini telah cukup lama menjadi focus perhatian para peneliti biologi. Banyak penelitian yang berhubungan dengan tema ini yang seharusnya dapat dipertukarkan informasinya dengan pihak industri dan pemangku kebijakan untuk mensinergikan dunia komersial dengan konservasi keanekaragaman hayati.

PEMBICARA UTAMA

Dr. Sri S.Tjitrosoedirdjo, MSc

Dr. Sri S.Tjitrosoedirdjo, MSc

SEAMEO BIOTROP

Pemakalah kunci 1 akan membahasa tentang introduksi jenis tumbuhan dapat dilakukan secara sengaja maupun tidak untuk berbagai keperluan. Namun diantara jenis tumbuhan yang diintroduksi tersebut beberapa merupakan tumbuhan invasif. Tumbuhan invasif mengancam konservasi keanekaragaman tumbuhan asli/lokal dan
merusak ekosistem. Pembicara akan menjabarkan definisi tumbuhan invasif,
metoda prediksi apakah tumbuhan akan menjadi invasif atau tidak setelah
diintroduksi dengan metode "Weed Risk Assesment"atau WRA dan pengelolaan tumbuhan invasif dalam konservasi Keanekaragaman Hayati

Prof. Dr. Ir. Yusli Wardiatno, MSc

Prof. Dr. Ir. Yusli Wardiatno, MSc

INSTITUT PERTANIAN BOGOR

Pemakalah kunci 2 akan membahas lesson organisme marine introduced di DKI. DKI dan Laut Jawa adalah jalur perdagangan laut yang telah ada sejak dahulu, dan merupakan jalur pelayaran yang sangat sibuk. Jenis-jenis asing dapat memasuki perairan Laut Jawa dan DKI secara sengaja maupun tidak. Jenis-jenis tersebut mungkin menjadi ancaman bagi jenis-jenis lokal/endemik Indonesia di perairan DKI, Kepulauan Seribu maupun Laut Jawa secara umum.

Dr. Mieke Miarsyah, MSi

Dr. Mieke Miarsyah, MSi

UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA

Pemakalah kunci 3 akan mengungkapkan peran pendidikan menengah dan tinggi DKI dalam konteks konservasi dan ketahanan keanekaragaman hayati Indonesia, dengan lesson jenis-jenis organisme introduksi yang berpotensi menjadi invasif di berbagai tipe habitat. Peran pendidik dan peserta didik dalam menyebarluaskan pemahaman tentang ketahanan keanekaragaman hayati lokal/nasional dari jenis introduksi akan dijabarkan.

SEKRETARIAT

PRODI BIOLOGI

FMIPA Universitas Negeri Jakarta

Gd. Hasjim Asjarie Lt. 9
FMIPA Universitas Negeri Jakarta.
Jl. Rawamangun Muka, Jakarta Timur

PRODI PENDIDIKAN BIOLOGI

FMIPA Universitas Negeri Jakarta

Gd. Dewi Sartika Lt. 4
FMIPA Universitas Negeri Jakarta
Jl. Rawamangung Muka, Jakarta Timur

PRODI MAGISTER PENDIDIKAN BIOLOGI

FMIPA UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA

Gd. Hasjim Asjarie Lt. 1
FMIPA Universitas Negeri Jakarta
Jl. Rawamangun Muka, Jakarta Timur

NARAHUBUNG

Ade Suryanda (0818992934, asuryanda@unj.ac.id)
Sri Rahayu (08161690885, srirahayu@unj.ac.id)