Program pengabdian masyarakat yang digelar oleh Program Studi Fisika dan Pendidikan
Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Jakarta
(UNJ) berhasil memberikan dampak positif bagi masyarakat Desa Majalaya, Kecamatan
Cikalongkulon, Cianjur. Kegiatan yang berlangsung selama bulan Juli hingga Agustus 2025
ini melibatkan dosen dan mahasiswa FMIPA UNJ dalam berbagai kegiatan yang bertujuan
untuk meningkatkan kualitas hidup warga desa melalui penerapan teknologi tepat guna.




Pembukaan Kegiatan oleh Pemerintah Desa
Kegiatan dimulai dengan upacara pembukaan yang berlangsung di Bale Desa Majalaya.
Pembukaan dihadiri oleh Kepala Desa Majalaya, Bapak Mita Sasmita, dan Sekretaris Desa
Majalaya, Bapak Jajat Sudrajat. Pada kesempatan tersebut, Dekan FMIPA UNJ, Dr. Hadi
Nasbey, S.Pd., M.Si., turut memberikan sambutan yang menegaskan komitmen UNJ dalam
memberdayakan masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi yang
relevan dengan kebutuhan lokal.
Penerapan Teknologi dan Penyuluhan kepada Masyarakat
Kegiatan pengabdian masyarakat ini mencakup berbagai sektor, antara lain energi,
lingkungan, pertanian, dan pendidikan. Di sektor energi dan lingkungan, tim pengabdian
masyarakat dari UNJ memperkenalkan teknologi Monitoring Internet of Things (IoT) untuk
memantau penggunaan energi surya di Kampung Langkop, Desa Majalaya. Teknologi ini
memungkinkan warga untuk mengetahui kondisi panel surya (PLTS) secara real-time dan
mengestimasi penggunaan beban listrik secara lebih efisien. Selain itu, dilakukan pula
sosialisasi mengenai mikrozonasi bencana alam, khususnya gempa bumi, agar masyarakat
dapat lebih memahami potensi bencana di wilayah mereka dan pihak desa dapat
merencanakan pembangunan yang lebih aman dan berkelanjutan.
Inovasi di Bidang Pertanian dan Penjernihan Air
Di sektor pertanian, penerapan teknologi otomasi budidaya tanaman cabai menggunakan
sistem hidroponik berbasis greenhouse menjadi salah satu inovasi yang diperkenalkan.
Sistem ini memungkinkan petani di Desa Majalaya untuk memaksimalkan hasil pertanian
dengan memanfaatkan teknologi yang ramah lingkungan.
Sementara itu, di sektor penjernihan air, tim UNJ membangun sistem filter air sederhana
yang dapat memonitor kualitas air secara digital menggunakan sensor pH dan Total
Dissolved Solids (TDS). Selain itu, sistem ini dilengkapi dengan IoT untuk memantau debit
air, memastikan distribusi air yang merata di Kampung Langkop. Penerapan teknologi ini juga
mencakup perancangan pembangkit listrik tenaga air skala kecil yang menjadi sumber
energi untuk perangkat monitoring.
Kegiatan pengabdian masyarakat ini mencakup berbagai sektor, antara lain energi,
lingkungan, pertanian, dan pendidikan. Di sektor energi dan lingkungan, tim pengabdian
masyarakat dari UNJ memperkenalkan teknologi Monitoring Internet of Things (IoT) untuk
memantau penggunaan energi surya di Kampung Langkop, Desa Majalaya. Teknologi ini
memungkinkan warga untuk mengetahui kondisi panel surya (PLTS) secara real-time dan
mengestimasi penggunaan beban listrik secara lebih efisien. Selain itu, dilakukan pula
sosialisasi mengenai mikrozonasi bencana alam, khususnya gempa bumi, agar masyarakat
dapat lebih memahami potensi bencana di wilayah mereka dan pihak desa dapat
merencanakan pembangunan yang lebih aman dan berkelanjutan.
Inovasi di Bidang Pertanian dan Penjernihan Air
Di sektor pertanian, penerapan teknologi otomasi budidaya tanaman cabai menggunakan
sistem hidroponik berbasis greenhouse menjadi salah satu inovasi yang diperkenalkan.
Sistem ini memungkinkan petani di Desa Majalaya untuk memaksimalkan hasil pertanian
dengan memanfaatkan teknologi yang ramah lingkungan.
Sementara itu, di sektor penjernihan air, tim UNJ membangun sistem filter air sederhana
yang dapat memonitor kualitas air secara digital menggunakan sensor pH dan Total
Dissolved Solids (TDS). Selain itu, sistem ini dilengkapi dengan IoT untuk memantau debit
air, memastikan distribusi air yang merata di Kampung Langkop. Penerapan teknologi ini juga
mencakup perancangan pembangkit listrik tenaga air skala kecil yang menjadi sumber
energi untuk perangkat monitoring.
Peningkatan Pendidikan Melalui Pelatihan Inovatif
Tidak hanya di bidang teknologi dan lingkungan, kegiatan pengabdian ini juga mencakup
sektor pendidikan. Siswa dan guru dari MTs Persis Desa Majalaya mendapatkan pelatihan
mengenai pelapisan logam sederhana, pengukuran viskositas menggunakan instrumen
hasil penelitian dosen fisika UNJ, serta media pembelajaran fisika terkait gerak harmonis
sederhana. Pelatihan ini mendapatkan sambutan antusias dari para peserta yang merasa
terbantu dengan tambahan pengetahuan baru dalam bidang fisika.
Dampak Positif bagi Masyarakat Desa
Bapak Jajat Sudrajat, Sekretaris Desa Majalaya, mengungkapkan, “Kegiatan ini sangat
memberikan dampak positif terhadap masyarakat Desa Majalaya, Kecamatan
Cikalongkulon, Cianjur. Masyarakat merasa mendapatkan wawasan baru dan manfaat yang
sangat dirasakan dalam kehidupan sehari-hari mereka. Mudah-mudahan kegiatan ini dapat
berkelanjutan di masa depan.”
Dosen dan Mahasiswa UNJ Berperan Aktif
Kegiatan ini melibatkan sejumlah dosen dari Prodi Fisika dan Pendidikan Fisika UNJ, antara
lain Syafrima Wahyu, M.Si., Ahmad Zatnika Purwalaksana, M,Si., Haris Suhendar, M.Si.,
M.Sc., Dr. Hadi Nasbey, M.Si., Dr. Esmar Budi, M.T., Prof. Dr. Mangasi Alion M., M.Si., Dr.
Teguh Budi Prayitno, M.Si., Ely Rismawati, M.Pd., Marisa Ulfa, M.Si., Fachriza Fathan, M.Si.,
dan Vina Bekti Utami, M.Pd. Kolaborasi antara dosen dan mahasiswa UNJ dalam program
pengabdian ini menunjukkan komitmen nyata untuk membawa kemajuan bagi masyarakat
melalui penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas hidup
masyarakat Desa Majalaya, tetapi juga memperkuat hubungan antara universitas dan
masyarakat dalam mewujudkan tujuan pembangunan berkelanjutan.