Jakarta, 4 April 2026 – Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Jakarta (FMIPA UNJ) bersama Universiti Teknologi Malaysia (UTM) terus memperkuat kolaborasi internasional melalui penyelenggaraan simposium riset internasional. Kegiatan ini dirangkaikan dengan penandatanganan kerja sama strategis serta peresmian laboratorium bersama di Aula Latief Hendraningrat, Universitas Negeri Jakarta, Sabtu (4/4).

Simposium mengusung tema “Building Global Research Excellence through International Joint Labs and Cross-Border Collaboration” dan dihadiri oleh akademisi, peneliti, serta mitra industri dari Indonesia dan Malaysia. Kegiatan ini menjadi ruang pertukaran gagasan sekaligus ajang memperluas jejaring kolaborasi lintas negara.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, FMIPA UNJ, UTM, dan mitra industri menandatangani nota kesepahaman (MoA) sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat riset, inovasi, serta hilirisasi hasil penelitian. Kolaborasi ini diharapkan mampu menghasilkan teknologi dan produk aplikatif yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Momentum penting lainnya adalah peresmian laboratorium bersama (Joint Laboratory) yang difokuskan pada bidang mikrobiologi industri dan bioteknologi. Peresmian ditandai dengan penandatanganan papan nama laboratorium oleh perwakilan pimpinan kedua institusi sebagai simbol dimulainya kolaborasi riset yang lebih intensif.
Dalam sambutannya secara daring, Rektor UNJ, Prof. Dr. Komarudin M.Si., menyampaikan bahwa kehadiran laboratorium bersama ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat sinergi akademik antara UNJ, UTM, dan mitra industri. “Hari ini, kita semakin menguatkan kerja sama tersebut dengan pendirian laboratorium bersama yang menghubungkan akademisi UNJ, UTM, dan juga para mitra industri,” ujarnya. Ia berharap kolaborasi ini dapat mendorong peningkatan kualitas riset, publikasi internasional, serta melahirkan inovasi yang berdampak bagi pembangunan nasional dan global.
Selain itu, kerja sama ini diperkuat dengan adanya program beasiswa Ph.D dari UTM bagi dosen FMIPA UNJ. Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas sumber daya manusia sekaligus mendukung pengembangan bidang unggulan seperti bioprocessing dan biotechnology.

Dekan FMIPA UNJ, Prof. Dr. Hadi Nasbey, M.Si., turut menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi yang terjalin. Ia menilai kerja sama ini tidak hanya mempererat hubungan antara UNJ dan UTM, tetapi juga membuka peluang lebih luas dalam pengembangan riset dan inovasi. Menurutnya, kolaborasi ini diharapkan mampu mendorong lahirnya berbagai penelitian bersama, pengembangan prototipe, serta peningkatan hilirisasi hasil riset yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dan dunia industri.

Melalui kegiatan ini, FMIPA UNJ menunjukkan komitmennya dalam memperkuat jejaring internasional dan meningkatkan kualitas riset. Ke depan, kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri diharapkan dapat terus berkembang dan menghasilkan inovasi yang berkelanjutan.



