• dekanfmipa@unj.ac.id
  • (021) 4894909
Follow Us:

FMIPA UNJ Gelar Best Practice PTM DPPM 2025, Perkuat Kolaborasi Riset UNJ–UNESA

Jakarta, 20 November 2025 — Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Jakarta menyelenggarakan kegiatan Best Practice PTM Terdanai DPPM 2025 secara hybrid (luring di FMIPA UNJ dan daring melalui Zoom Meeting), Kamis (20/11). Kegiatan ini mengusung tema “Transforming Physics Education Through Digital Innovation for a Sustainable Future” dan menjadi wadah kolaboratif bagi mahasiswa, dosen, serta peneliti pendidikan fisika dalam memperkaya wawasan terkait penelitian dan inovasi media digital berbasis virtual simulation, augmented reality, dan deep learning untuk pembelajaran fisika abad ke-21.

Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum penguatan kolaborasi program magang riset antara Universitas Negeri Surabaya (UNESA) dan Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Melalui program tersebut, mahasiswa dari kedua universitas terlibat dalam kegiatan penelitian, pengembangan media pembelajaran, serta publikasi ilmiah sebagai bagian dari penguatan kompetensi profesional dan persiapan pendanaan proposal DPPM 2026. Kolaborasi ini selaras dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), khususnya poin 4 tentang Quality Education dan poin 17 tentang Partnership for the Goals. Kegiatan ini juga menjadi luaran dari program magang riset mahasiswa S2 Pendidikan Fisika UNESA yang dilaksanakan di UNJ pada 17–21 November 2025.

Rangkaian acara diawali dengan sambutan dari pimpinan kedua perguruan tinggi. Kaprodi S2 Pendidikan Fisika UNJ, Dr. rer. nat. Bambang Heru Iswanto, M.Si., menekankan pentingnya integrasi riset mahasiswa dalam pengembangan media pembelajaran digital. Selanjutnya, Kaprodi S2 Pendidikan Fisika UNESA, Dr. Titin Sunarti, M.Si., menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan Best Practice PTM DPPM sebagai wadah strategis bagi mahasiswa untuk mempresentasikan hasil riset inovatif. Acara secara resmi dibuka oleh Dekan FMIPA UNJ, Dr. Hadi Nasbey, S.Pd., M.Pd., yang menegaskan pentingnya sinergi UNJ–UNESA dalam meningkatkan kualitas akademik dan kesiapan mahasiswa menghadapi tantangan pendidikan berkelanjutan.

Sesi utama menghadirkan Dr. Firmanul Catur Wibowo, M.Pd. sebagai narasumber. Beliau memaparkan pengalaman riset terdanai DPPM melalui pengembangan media digital KIHAJAR (Knowledgeable Integration Hybrid AI Join Augmented Reality) berbasis deep learning untuk meningkatkan literasi sains mahasiswa. Pemaparan ini memberikan gambaran konkret tentang implementasi inovasi digital dalam rekonstruksi pembelajaran fisika.

Diskusi dilanjutkan dengan presentasi proposal tesis terdanai DPPM 2025 oleh mahasiswa S2 Pendidikan Fisika UNESA, yaitu Rahmatta Thoriq Lintangesukmanjaya, S.Pd., dengan judul “Model Inkuiri Berbantuan ELIP–Virtual Simulation untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik” di bawah bimbingan Dr. Binar Kurnia Prahani, M.Pd. dan Dr. Dwikoranto, M.Pd., serta Hanan Zaki Alhusni, S.Pd., dengan judul “Model Inkuiri Berbantuan Aplikasi Dhysning untuk Meningkatkan Literasi Sains Peserta Didik” di bawah bimbingan Dr. Binar Kurnia Prahani, M.Pd. dan Dr. Titin Sunarti, M.Si.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan e-sertifikat kepada seluruh peserta sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi aktif dalam mendukung inovasi pendidikan fisika. Melalui kegiatan ini, UNJ dan UNESA menegaskan komitmen bersama dalam menghadirkan pendidikan fisika yang adaptif, inklusif, dan berkelanjutan. Kolaborasi magang riset UNESA–UNJ diharapkan terus berkembang menjadi ekosistem akademik yang produktif dan memberi kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan fisika di Indonesia.