8th International Conference on SMTE
Further information please visit: attachment: smte_brochure
Further information please visit: attachment: smte_brochure

Dalam era digital yang berkembang, penerapan kecerdasan buatan (AI) dalam pendidikan sains menjadi sangat penting. Prof. Chun-Yen Chang dari National Taiwan Normal University membagikan wawasan tentang bagaimana AI, khususnya Large Language Models, dapat meningkatkan pembelajaran.

Universitas Negeri Jakarta (UNJ) memperkuat kolaborasi internasional dengan menggelar Teacher Workshop bertajuk “Classroom Emotional Climate and Deep Learning”. Lokakarya ini berfokus pada pentingnya menciptakan iklim emosional kelas yang positif guna mendorong pembelajaran mendalam (deep learning) yang efektif bagi siswa. Melalui keterlibatan pakar global dan akademisi, kegiatan ini mempertegas komitmen UNJ dalam meningkatkan kompetensi pengajar, merancang metodologi pembelajaran yang responsif, serta menghadirkan inovasi pendidikan yang berdaya saing internasional.

Program Studi Pendidikan IPA Universitas Negeri Jakarta Maret (UNJ) sukses menggelar kuliah tamu internasional bertajuk “Make it Enjoyable: Creating Positive Learning Environments” bersama Prof. Rekha Koul dari Curtin University, Australia. Dalam sesi tersebut, Prof. Koul menekankan pentingnya menciptakan ekosistem belajar yang interaktif, inklusif, dan menyenangkan guna mengoptimalkan pemahaman sains peserta didik. Melalui pemaparan strategi pedagogis modern ini, UNJ dan para akademisi berupaya mendorong inovasi pengajaran yang adaptif serta memperkuat kualitas pendidikan berstandar global.

Program Collaborative Online International Learning (COIL) 2024 antara Pendidikan Kimia UNJ dan School of Education UWA menjadi momentum penting bagi mahasiswa untuk mendalami General Capabilities lintas negara. Kegiatan ini tidak hanya memperluas jejaring internasional, tetapi juga mendorong para calon guru untuk menguasai bahasa Inggris dan mempersiapkan fondasi pendidikan yang kuat bagi siswa di masa depan

USAID HEPI dan Dow bersama perguruan tinggi di Indonesia menyelenggarakan workshop Her Power in STEM untuk memperluas wawasan dan mendorong perempuan berperan aktif dalam bidang STEM serta menciptakan inovasi berkelanjutan.

Universitas Negeri Jakarta mengirimkan 12 delegasi dalam Global Collaborative Learning 2024 di Thailand. Melalui tema Design Thinking and Internet of Things Innovation Challenge, mahasiswa berkolaborasi lintas negara untuk menghasilkan solusi inovatif terhadap permasalahan di perpustakaan.

Universitas Negeri Jakarta menjadi tuan rumah The 4th SAM 21 yang mempertemukan mahasiswa dari Indonesia, Malaysia, dan Thailand. Kegiatan ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan abad ke-21 melalui kolaborasi, design thinking, AI, IoT, serta pertukaran budaya.

Program You Lead Indonesia (Young University Leaders in Indonesia) merupakan bagian dari program multiplikasi pelatihan DIES yang bertujuan mengembangkan keterampilan kepemimpinan dan manajemen perguruan tinggi dalam konteks Merdeka Belajar–Kampus Merdeka (MBKM). Pelatihan yang diketuai oleh Prof. Yuli Rahmawati, Ph.D. ini diikuti oleh 25 peserta yang terdiri dari pimpinan dan pengelola perguruan tinggi dari berbagai universitas di Indonesia.
Tahap akhir pelatihan dilaksanakan pada 29 Juli–1 Agustus 2024 di Bandung dengan dukungan SITH ITB dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran. Peserta mendapatkan pembekalan mengenai Transformative Leadership, Change Management, Internationalization, Conflict Management, Employability, dan Sustainability in HEI dari para trainer dan expert trainers.
Salah satu luaran utama kegiatan ini adalah Project Action Plan (PAP) yang dirancang peserta untuk merespons kebijakan MBKM. Melalui pelatihan ini, para Young University Leaders diharapkan mampu menghadapi perubahan dan dinamika pendidikan tinggi secara strategis serta menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih dinamis dan inovatif.

Program Studi Pendidikan Kimia UNJ menyelenggarakan sosialisasi pencegahan dan penanganan kekerasan seksual yang diikuti oleh 55 mahasiswa. Kegiatan ini memberikan pemahaman mengenai berbagai bentuk kekerasan, pentingnya upaya pencegahan, serta keberanian untuk bersikap tegas terhadap tindakan kekerasan. Mahasiswa juga dibekali informasi mengenai mekanisme pelaporan melalui Satgas PPK UNJ sebagai upaya menciptakan lingkungan akademik yang aman, saling menghargai, dan bebas dari kekerasan.