Green STEAM: Rumpun Kimia UNJ Dorong Transformasi Pembelajaran Kimia Berkelanjutan di Abad ke-21

Sabtu, 12 Juli 2025 — Program Studi S2 Pendidikan Kimia Universitas Negeri Jakarta (UNJ) sukses menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Green STEAM: Transformasi Pembelajaran Kimia Menuju Pendidikan Berkelanjutan Abad ke-21” secara daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00–11.00 WIB ini menghadirkan narasumber Prof. Dr. I Wayan Redhana, M.Si. dari Pendidikan Kimia, Universitas Pendidikan Ganesha, dan diikuti oleh 30 peserta yang terdiri atas mahasiswa S2, alumni, dosen, serta guru.

Dalam pemaparannya, Prof. Dr. I Wayan Redhana, M.Si. menekankan pentingnya penerapan pendekatan Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics (STEAM) yang terintegrasi dengan prinsip green chemistry untuk menjawab tantangan pembelajaran kimia di era modern. Pendekatan Green STEAM dipandang mampu menjembatani kebutuhan inovasi sains dengan kepedulian terhadap keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh pemahaman mendalam mengenai bagaimana pendekatan Green STEAM dapat diterapkan dalam proses pembelajaran kimia secara kreatif, kolaboratif, dan kontekstual. Kegiatan ini juga memperkuat kompetensi pedagogik serta profesionalisme pendidik dalam mengembangkan pembelajaran yang berorientasi pada keberlanjutan, inovasi, dan tanggung jawab sosial.

Lebih jauh, kegiatan Green STEAM turut mendukung capaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), serta SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim).

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Rumpun Kimia UNJ berharap terjadi transformasi nyata dalam pembelajaran kimia abad ke-21 — menuju pendidikan yang lebih berwawasan lingkungan, inovatif, dan berkelanjutan. Melalui penerapan Green STEAM, diharapkan lahir generasi pendidik dan peserta didik yang berkarakter, peduli lingkungan, serta siap berkontribusi dalam menghadapi tantangan global masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *