Jakarta, Humas Prodi Statistika UNJ – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Program Studi Statistika Universitas Negeri Jakarta (UNJ) melalui Departemen Hubungan Masyarakat dan Informasi menyelenggarakan kegiatan Statistika Expedition (STATION) 2026 berupa company visit ke Gedung Bursa Efek Indonesia (IDX), pada Jumat (31/1/2026). Kegiatan ini diikuti oleh 58 mahasiswa Program Studi Statistika sebagai bagian dari program kerja BEM dalam memperluas wawasan mahasiswa terhadap dunia industri dan institusi strategis nasional.
STATION 2026 dirancang sebagai kegiatan studi banding yang bertujuan untuk menjembatani pemahaman mahasiswa mengenai peran Bursa Efek Indonesia dalam sistem keuangan nasional, sekaligus memperkenalkan dinamika pasar modal sebagai salah satu sektor penting dalam perekonomian berbasis data. Melalui kunjungan ini, mahasiswa diharapkan memperoleh gambaran langsung mengenai proses bisnis, regulasi, serta pemanfaatan data dalam pengambilan keputusan di sektor keuangan.

Dalam sesi pemaparan materi, perwakilan dari Bursa Efek Indonesia menjelaskan bahwa Bursa Efek Indonesia merupakan lembaga yang berperan sebagai penyelenggara dan pengawas perdagangan efek di Indonesia, sekaligus menjadi sarana bagi masyarakat untuk melakukan kegiatan investasi secara legal, transparan, dan terstruktur. Ia juga memaparkan konsep dasar investasi sebagai upaya penempatan dana pada instrumen keuangan dengan harapan memperoleh imbal hasil di masa depan.
“Pasar modal tidak hanya berfungsi sebagai tempat jual beli saham, tetapi juga sebagai sarana penghimpunan dana bagi perusahaan dan pemerintah, serta media investasi bagi masyarakat,” jelasnya.

Pada sesi lanjutan, tim edukasi Bursa Efek Indonesia menyampaikan pemaparan yang lebih mendalam mengenai jenis-jenis investasi di pasar modal, termasuk saham, obligasi, dan reksa dana, serta karakteristik risiko dan potensi keuntungannya. Disampaikan pula pentingnya pemahaman profil risiko dan literasi keuangan sebelum mahasiswa terlibat dalam aktivitas investasi.
“Investasi harus dilakukan secara rasional dan berbasis data, dengan mempertimbangkan tujuan keuangan, jangka waktu, serta kemampuan menanggung risiko,” ungkapnya.
Selain kunjungan institusional, kegiatan STATION 2026 juga diisi dengan sesi sharing session dan seminar interaktif yang membahas mekanisme perdagangan di Bursa Efek Indonesia, peran teknologi dalam sistem transaksi, serta tantangan pengembangan pasar modal di era digital.
Dari sisi penyelenggara, BEM Prodi Statistika UNJ memandang STATION sebagai sarana pembelajaran kontekstual yang melengkapi proses akademik di kelas. Melalui interaksi langsung dengan institusi strategis nasional, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan teoritis, tetapi juga pemahaman praktis mengenai penerapan statistika dalam dunia profesional.
Secara institusional, kegiatan ini memberikan kontribusi positif bagi Program Studi Statistika UNJ dalam mendukung penguatan kompetensi mahasiswa, khususnya di bidang analisis data keuangan, pemodelan statistik, dan pemahaman sistem ekonomi digital. Hal ini sejalan dengan kebutuhan industri yang semakin menuntut lulusan dengan kemampuan berpikir analitis, adaptif, dan berbasis data.
Selain itu, pelaksanaan STATION 2026 juga menjadi bagian dari upaya membangun jejaring dan potensi kerja sama antara UNJ dan Bursa Efek Indonesia dalam jangka panjang. Kolaborasi ini diharapkan dapat mendukung pengembangan program edukasi, riset terapan, serta peningkatan literasi keuangan di lingkungan akademik.
Melalui kegiatan Statistika Expedition (STATION) 2026, BEM Prodi Statistika UNJ menegaskan komitmennya untuk mendukung visi pembangunan sumber daya manusia unggul yang sejalan dengan agenda Indonesia Emas 2045, dengan mempersiapkan mahasiswa yang kompeten, berdaya saing, dan siap berkontribusi dalam ekonomi berbasis data dan transformasi digital.