Jakarta, 10 Desember 2025 — Mahasiswa Universitas Negeri Jakarta kembali menorehkan prestasi membanggakan pada ajang BIOS 2025 (Bioinformatics and Synthetic Biology Competition 2025). Tim yang dipimpin oleh Dini Nurrahmawati (Pendidikan Biologi UNJ) berhasil meraih Bronze Medal serta penghargaan Best Application, menunjukkan kapasitas unggul mahasiswa UNJ dalam inovasi bioinformatika dan biologi sintetik di tingkat nasional.
Tim pemenang terdiri atas:
-
Dini Nurrahmawati (Pendidikan Biologi UNJ) – Ketua
-
Azaria Dian K. (Biologi UGM) – Anggota
-
M. Fikri Ardya Saputra (Pendidikan Teknik Elektro UNJ) – Anggota
-
Handrian Wibisono (Ilmu Komputer FMIPA UNJ) – Anggota
-
Fathan Arswida (Pendidikan Biologi UNJ) – Anggota
Karya yang mengantarkan mereka meraih penghargaan berjudul:
“Pengembangan Platform Biosensor Timbal Terintegrasi IoT serta Berbasis Desain Sirkuit Genetik pbrR dengan Imobilisasi Enzim Epimerase dalam Matriks Alginat.”

Riset ini menggabungkan pendekatan bioinformatika, desain sirkuit genetik, imobilisasi enzim, biopolimer, serta integrasi teknologi IoT untuk menghasilkan platform biosensor timbal yang inovatif, adaptif, dan aplikatif bagi isu kesehatan lingkungan.
BIOS, kompetisi tahunan sejak 2020 yang diselenggarakan oleh Synbio Indonesia, bertujuan menumbuhkan ide-ide inovatif di bidang bioinformatika dan biologi sintetik. Pada tahun 2025, kompetisi ini mengusung tema “Design, Decode, Deliver: New Frontier for Biotech in Indonesia”, dengan ruang lingkup mulai dari perancangan solusi biologis, validasi melalui simulasi dan bioinformatika, hingga implementasi dalam bentuk aplikasi digital atau perangkat interaktif. Tahun ini, BIOS diikuti oleh mahasiswa S1 dan siswa SMA dari berbagai institusi di Indonesia, dengan format kompetisi yang lebih interaktif dan kolaboratif lintas perguruan tinggi.
FMIPA UNJ menyampaikan apresiasi dan selamat atas pencapaian ini. Prestasi tim UNJ tidak hanya mengharumkan nama universitas, tetapi juga menunjukkan kapasitas mahasiswa dalam menghasilkan inovasi bioteknologi yang relevan dengan kebutuhan masa depan, sekaligus memperkuat posisi UNJ dalam pengembangan riset interdisipliner di tingkat nasional.



