Guest Lecture Kimia UNJ: Mengungkap Potensi Antimalaria Kurkumin dan Turunannya
Jakarta, 17 Oktober 2025 – Program Studi Kimia FMIPA Universitas Negeri Jakarta kembali melaksanakan kegiatan Guest Lecture sebagai bagian dari rangkaian kuliah tamu tahun 2025. Pada seri keenam ini, tema yang diangkat adalah “Curcumin and Its Derivatives: Insights into Antimalarial Potential”, yang menghadirkan pakar kimia bahan alam dari Malaysia.Acara yang berlangsung pada Jumat, 17 Oktober 2025, pukul 10.00–12.00 WIB melalui platform Zoom, menghadirkan narasumber internasional:
Assoc. Prof. Dr. Jalifah Latip

Department of Chemical Sciences, University Kebangsaan Malaysia
Dalam kuliahnya, Dr. Jalifah memaparkan perkembangan riset terkini mengenai kurkumin, senyawa aktif utama pada kunyit (Curcuma longa), beserta berbagai turunannya yang tengah diteliti sebagai kandidat terapi antimalaria. Beliau menjelaskan struktur kimia kurkumin, mekanisme bioaktivitasnya, proses sintesis derivatif, serta tantangan biologis dan farmakologis yang perlu diatasi agar senyawa ini dapat dikembangkan menjadi obat yang efektif.

Kegiatan ini memberikan wawasan luas kepada mahasiswa mengenai potensi kimia bahan alam dalam penemuan obat (drug discovery), khususnya:
- Pemanfaatan senyawa alami sebagai sumber obat baru, termasuk kurkumin yang memiliki bioaktivitas luas seperti antiinflamasi, antioksidan, dan antimalaria.
- Pendekatan kimia bahan alam dalam penelitian obat modern, mulai dari isolasi, karakterisasi, modifikasi struktur, hingga uji bioaktivitas.
- Pentingnya sintesis derivatif (structural modification) untuk meningkatkan efektivitas terapeutik senyawa alami.
- Tren riset global dalam pengembangan natural-based pharmaceuticals, yang membuka peluang karier bagi kimiawan di bidang riset obat, fitokimia, hingga farmasi industri.
- Keterkaitan antara kimia organik, biokimia, dan farmakologi dalam memahami aktivitas senyawa alam.
Paparan yang komprehensif ini membantu mahasiswa mengenal lebih jauh peran kimia bahan alam terhadap kesehatan dan pengembangan terapi penyakit tropis seperti malaria.
Antusiasme Peserta
Mahasiswa Program Studi Kimia tampak antusias mengikuti sesi hingga akhir, terutama pada bagian diskusi yang membahas metode isolasi senyawa alam, potensi riset lanjutan, serta peluang publikasi internasional di bidang kimia bahan alam.
Kegiatan ini diharapkan dapat memotivasi mahasiswa untuk mendalami penelitian berbasis sumber daya alam Indonesia yang melimpah, serta mendorong kontribusi lebih besar dalam bidang kesehatan dan pengembangan bahan obat.
