Jakarta, 17 Oktober 2025 — Ruang di Lantai 6 Gedung Hasyim Ashari FMIPA Universitas Negeri Jakarta (UNJ) pada tanggal 14–15 Oktober 2025 dipenuhi semangat para pendidik, mahasiswa, dan praktisi yang memiliki visi yang sama: membangun pendidikan kimia yang lebih hijau, aman, dan berkelanjutan. Di tengah suasana kolaboratif itu, Program Studi Pendidikan Kimia UNJ mengambil peran dalam penyelenggaraan Green Chemistry Workshop Jakarta 2025. Kegiatan ini menjadi momentum bagi prodi untuk menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran kimia yang tidak hanya berorientasi pada pengetahuan, tetapi juga pada kesadaran lingkungan dan tanggung jawab sosial.

Kegiatan workshop ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Rumpun Kimia UNJ, Dow Indonesia, dan Arizona State University (ASU). Ketiganya bekerja sama untuk memperkuat kapasitas pendidik dan mahasiswa dalam menerapkan prinsip green chemistry dan small-scale chemistry di lingkungan pendidikan. Kolaborasi lintas institusi ini menjadi wujud nyata sinergi antara dunia akademik dan industri dalam mendukung transformasi pendidikan kimia di Indonesia menuju arah yang lebih berkelanjutan.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Prof. Dr. Suyono, M.Si., Sekretaris Rektor Universitas Negeri Jakarta, yang menegaskan pentingnya kemitraan antara akademisi dan industri dalam membangun ekosistem pendidikan yang relevan dengan tantangan global. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi langkah Rumpun Kimia yang aktif menjalin kerja sama internasional sebagai upaya untuk memperkaya praktik pembelajaran dan memperluas jejaring akademik di bidang sains berkelanjutan.

Kegiatan ini menghadirkan sesi mentoring oleh fasilitator dari Dow Indonesia dan mitra akademik. Para peserta yang jumlahnya lebih dari 100 orang ini dibimbing untuk memahami bagaimana prinsip kimia hijau dapat diintegrasikan kedalam kurikulum pembelajaran maupun kegiatan laboratorium sekolah. Suasana belajar yang interaktif dan reflektif mencerminkan semangat Rumpun Kimia UNJ untuk menumbuhkan budaya ilmiah yang inovatif sekaligus peduli lingkungan.
Dalam sesi utama, Riswan Sipayung, President Director Dow Indonesia, menekankan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang Dow dalam memperkuat literasi sains dan menanamkan nilai keberlanjutan dalam pendidikan. Ia menjelaskan bahwa pendekatan small-scale chemistry tidak hanya memperkaya metode pembelajaran, tetapi juga menumbuhkan kesadaran tanggung jawab terhadap bumi bagi para calon pendidik. Ia berharap praktik baik ini dapat terus dikembangkan oleh Rumpun Kimia UNJ dan diadaptasi di berbagai wilayah Indonesia

Selain sesi mentoring, para peserta juga mengikuti berbagai sesi pelatihan, diskusi, dan eksperimen yang menekankan efisiensi bahan, keamanan laboratorium, dan minimisasi limbah kimia. Workshop ini dipandu oleh Prof. Supawan Tantayanon dari Chulalongkorn University, Thailand, yang memperkenalkan sembilan eksperimen berbasis small-scale chemistry seperti Titrasi Asam Kuat dengan Basa Kuat, Elektrolisis Air, dan Hujan Asam. Melalui eksperimen sederhana namun bermakna ini, peserta diajak untuk melihat bahwa inovasi ilmiah dapat tumbuh dari langkah kecil yang berdampak besar.
Perwakilan dari Arizona State University, Puspa Sagara Asih, turut menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang terjalin. Ia menilai kolaborasi antara ASU, Dow, dan Rumpun Kimia UNJ menjadi langkah strategis untuk memperkuat inovasi pendidikan sains di Indonesia. Menurutnya, kemitraan lintas negara seperti ini penting untuk membuka peluang kolaborasi penelitian dan pertukaran gagasan dalam pengembangan kurikulum berorientasi keberlanjutan.
Kegiatan ditutup oleh Dr. Hadi Nasbey, M.Si., Dekan FMIPA UNJ, yang menegaskan bahwa Green Chemistry Workshop tidak berhenti sebagai kegiatan pelatihan semata, tetapi menjadi gerakan jangka panjang menuju transformasi pendidikan kimia. Ia mengajak seluruh pihak untuk melanjutkan kolaborasi dalam bentuk penelitian bersama, pelatihan pendidik, dan inovasi pembelajaran berbasis tanggung jawab lingkungan.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Prodi Pendidikan Kimia UNJ memperluas kontribusinya dalam penerapan prinsip green chemistry di dunia pendidikan. Melalui sinergi antara akademisi, industri, dan masyarakat, Prodi Pendidikan Kimia terus berkomitmen untuk mencetak pendidik kimia yang tidak hanya cakap secara ilmiah, tetapi juga dapat memberikan makna dalam pembelajaran kimia pada kehidupan nyata.
