No Mata Kuliah Keterangan Deskripsi Modul
1. Bahasa Indonesia (2 SKS) Mata kuliah ini bertujuan untuk mengembangkan kepribadian mahasiswa agar mampu berbahasa Indonesia dengan baik dan benar, memiliki kepribadian yang baik, cerdas dan peduli terhadap sesama. Topik bahasan dalam mata kuliah ini adalah: kepribadian yang baik, cerdas dan peduli, makna dan fungsi bahasa Indonesia sebagai budaya bangsa dan negara, ragam bahasa, PUEBI, bahasa ilmiah, kata, istilah, definisi, perencanaan karangan, pengembangan karangan ilmiah, pengembangan paragraf, keefektifan kalimat, pilihan kata, penalaran dalam karangan, kata dan ejaan, teknik notasi, teknik penulisan ilmiah. Modul Bahasa Indonesia
2. Bahasa Inggris (2 SKS) Mata kuliah ini merupakan salah satu mata kuliah yang berkontribusi terhadap pencapaian kompetensi khusus pada keterampilan penunjang mahasiswa kimia/pendidikan kimia. Kompetensi yang akan dicapai pada mata kuliah ini adalah mahasiswa mampu menerapkan keterampilan bahasa inggris dalam reading, listening, writing, dan speaking terkait dengan profesi mahasiswa di bidang pendidikan kimia/kimia. Kajian materi pada pengetahuan dasar bahasa inggris akan diberikan untuk diaplikasi dalam empat keterampilan yang dibutuhkan. Mahasiswa diharapkan dalam membaca teks, mendengarkan ceramah/ materi, berdiskusi dan mempresentasikan, serta menulis karya tulis dalam bahasa inggris dengan konteks pendidikan kimia/kimia. Metode pembelajaran yang digunakan berorientasi pada mahasiswa belajar aktif (student-centred learning) yakni diskusi kelompok, presentasi tugas kelompok, dan tugas individu. Penilaian menggunakan observasi (kinerja), portofolio, dan tes aplikasi bahasa inggris dalam pendidikan kimia/kimia. Modul Bahasa Inggris
3. Agama (2 SKS) Mata kuliah ini mempelajari keseimbangan jasmani dan rohani dalam diri manusia, hubungan manusia dengan Allah SWT, hubungan manusia dengan: dirinya sendiri, sesamanya, makhluk lain dan lingkungannya. Iman akan keesaan Tuhan Tauhid, fungsi dan peran manusia di alam semesta. Tugas manusia dalam membangun dunia yang diridhoi oleh Allah SWT. Hakikat dari tujuan hidup manusia. Hubungan antara iman dan perbuatan baik. Manusia setelah mati, tujuan hidup yang sebenarnya. Modul Agama Islam
4. Kewarganegaraan (2 SKS) Mata kuliah ini berfungsi sebagai sumber nilai dalam masyarakat, pengembangan kepribadian agar menjadi manusia Indonesia seutuhnya, membentuk kepribadian yang konsisten dalam mewujudkan nilai-nilai dasar bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, menumbuhkan rasa kebangsaan dan cinta tanah air sepanjang hayat dalam menguasai dan menerapkan serta mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni dengan rasa tanggung jawab. Kompetensi dasar mata kuliah pendidikan kewarganegaraan adalah agar mahasiswa menjadi ilmuwan yang profesional, memiliki rasa kebangsaan dan cinta tanah air, demokrasi yang beradab, menjadi warga negara yang berdaya saing tinggi, disiplin, berpartisipasi aktif dalam membangun kehidupan yang damai berdasarkan nilai pancasila. Modul Kewarganegaraan
5. Pancasila (2 SKS) Mata kuliah ini memberikan pemahaman tentang dasar dan tujuan Pendidikan Pancasila, Pancasila dalam konteks sejarah perjuangan bangsa Indonesia, sistem filsafat, etika politik dan ideologi bangsa. Modul Pancasila
6. Landasan Pendidikan (3 SKS) Mata kuliah ini menyajikan bahasan tentang berbagai asumsi pendidikan. Materi kuliah meliputi konsep landasan pendidikan, implikasi hakikat manusia terhadap pendidikan, pengertian pendidikan, pendidikan sebagai ilmu dan seni, landasan filosofis pendidikan, landasan psikologis pendidikan, landasan sosiologis dan antropologis pendidikan, landasan historis pendidikan dan landasan yuridis pendidkan. Modul Landasan Pendidikan
7. Perkembangan Peserta Didik (2 SKS) Mata kuliah ini mempelajari konsep perkembangan secara umum dan hubungannya dengan perkembangan peserta didik, teori perkembangan, prinsip-prinsip perkembangan manusia, serta mempelajari perkembangan fisik, intelektual, emosi, sosial dan moral dengan implikasinya pada pendidikan di setiap periodisasi perkembangan manusia dari pranatal sampai lanjut usia. Modul Perkembangan Peserta Didik
8. Teori Belajar dan Pembelajaran (2 SKS) Mata kuliah ini mempelajari secara komprehensif tentang teori belajar dan pembelajaran serta perkembangan dan penerapannya dalam proses pembelajaran. Pembahasan difokuskan pada konsep dasar belajar dan pembelajaran. Prinsip pembelajaran, dan teori-teori belajar dan pembelajaran. Modul Teori Belajar dan Pembelajaran
9. Big Data dan Coding (2 SKS) Pada mata kuliah ini mahasiswa akan mempelajari tren dan aspek-aspek yang ada di dalam big data (data dengan skala besar). Mata kuliah ini menekankan pada pengenalan serta implementasi sistem penyimpanan data dengan skala (volume), jenis (variety), dan kecepatan penyimpanan data (velocity) yang besar. Selain itu akan dibahas juga mengenai beberapa teknik pemrosesan data dan penggalian data untuk big data Modul Big Data dan Coding
10. Kimia Dasar I (3 SKS) Pada matakuliah ini, mahasiswa akan diberikan pengetahuan mengenai sifat-sifat fisik dan kimia suatu materi serta menerapkan hukum-hukum termodinamika untuk menjelaskan sifat fisik, sifat kimia dan perubahan materi tersebut. Pokok bahasan yang akan dipelajari pada matakuliah ini meliputi struktur atom dan sifat periodik unsur–unsur, ikatan kimia intramolekul dan intermolekul, hukum-hukum dasar dalam perhitungan kimia serta termodinamika. Modul Kimia Dasar I
11. Praktikum Kimia Dasar (2 SKS) Dalam kegiatan praktikum ini mahasiswa akan mempelajari teknik-teknik dasar fundamental di laboratorium kimia secara umum. Topik yang dibahas di mata kuliah ini meliputi reaksi-reaksi dasar seperti ionik, reaksi asam-basa, dan reaksi reduksi dan oksidasi (redoks), pemodelan ikatan kimia dan kepolaran molekul, serta aplikasi kimia dalam pembuatan biodisel. Berbagai reaksi tersebut dipelajari berdasarkan pada konsep stiokiometri reaksi kimia dan perubahan energinya. Selain itu diperkenalkan juga tata cara penanganan bahan kimia limbah bahan kimia dan peralatan laboratorium dengan mempertimbangkan keselamatan dan keamanan lingkungan. Modul Praktikum Kimia Dasar
12. Kimia Dasar 2 (3 SKS) Kompetensi yang akan dicapai pada mata kuliah ini adalah mahasiswa memiliki pemahaman dan keterampilan dalam menganalisis konsep-konsep reaksi kimia dan dinamikanya. Pokok bahasan yang akan dipelajari pada matakuliah ini meliputi wujud zat, kinetika reaksi, sifat fisik larutan, kesetimbangan dalam reaksi kimia, konsep asam basa, serta konsep redoks dalam sel elektrokimia. Modul Kimia Dasar II
13. Bioteknologi (2 SKS) Matakuliah ini bertujuan agar mahasiswa mampu menganalisis pemecahan berbagai masalah lingkungan dengan pendekatan konsep bioteknologi pada level genomik, proteomik, dan metabolomik melalui analisis teksbook, pengkajian jurnal, praktikum, dan pengkajian informasi melalui berbagai sumber. Modul Bioteknologi
14. Reaksi Senyawa Organik (4 SKS) Matakuliah ini bertujuan agar mahasiswa mampu menganalisis pemecahan berbagai masalah lingkungan dengan pendekatan konsep bioteknologi pada level genomik, proteomik, dan metabolomik melalui analisis teksbook, pengkajian jurnal, praktikum, dan pengkajian informasi melalui berbagai sumber. Modul Reaksi Senyawa Organik
15. STEM (2 sks) Mata kuliah STEM (Science, Technology, Engeneering, and Mathematics) pada Pendidikan Kimia bertujuan untuk memberikan pemahaman pada mahasiswa tentang salah satu tren pendidikan kimia, melalui integrasi ilmu kimia dengan matematika, rekayasa teknologi, dan ICT yang efektif untuk tujuan tertentu, terutama untuk mengembangkan problem solving skills, critical thinking skills, creative thingking skills siswa/mahasiswa. Selain difasilitasi untuk mengkaji mengenai aplikasi STEM yang dapat memfasilitasi mahasiswa untuk merancang, menyusun, mengaplikasikan, dan mengevaluasi pelaksanaan pembelajaran dengan STEM pada Pendidikan Kimia di sekolah. Modul STEM
16. Termodinamika Kimia (3 SKS) Mata kuliah ini mempelajari tentang persamaan gas ideal, persamaan gas nyata, energi yang menyertai proses perubahan kimia, serta hukum-hukum termodinamika dan aplikasinya pada kesetimbangan kimia, kesetimbangan fasa dan kesetimbangan elektrokimia. Modul Termodinamika Kimia
17. Kimia Organik (4 SKS) Mata kuliah ini membahas tentang struktur dan ikatan dalam molekul organik, sifat-sifat intra molekuler, gaya-gaya molekul, sifat  kimia dan fisika, sifat keasaman dan kebasaan, penggolongan dan reaksi kimia berdasarkan gugus fungsi, tata nama berdasarkan IUPAC dan Trivial senyawa-senyawa hidrokarbon alkana, alkena, alkuna, senyawa aromatik benzena, alkohol, eter, aldehida, keton, amina, amida, asam karboksilat dan turunannya. Selain itu, membahas tentang konformasi molekul berdasarkan proyeksi Newmann, konsep aksial-equatorial dan isomer cis-trans pada molekul siklik, kiralitas atom karbon, bayangan cermin, enansiomer, isomer optik senyawa karbohidrat, konformasi absolut rektus (R) dan sinister (S), proyeksi Fisher senyawa karbohidrat dan asam amino, campuran rasemat serta cara pemisahannya. Modul Kimia Organik
18. Kinetika Kimia (3 SKS) Mata kuliah ini mempelajari tentang teori kinetika gas, distribusi Maxwell Boltzman, teori tumbukan dan sifat transport zat untuk menentukan laju reaksi kimia pada reaksi dasar, reaksi dasar berturutan, reaksi unimolekul dan reaksi kompleks serta mekanisme reaksinya. Pada perkuliahan ini juga dipelajari tentang proses adsorpsi pada permukaan padatan dan analisis mobilitas ion dalam sistem larutan elektrolit, sehingga mahasiswa mampu menganalisis sifat-sifat dinamis dan energi yang menyertai berbagai perubahan kimia. Modul Kinetika Kimia
19. Praktikum Kimia Organik (2 SKS) Mata kuliah ini bertujuan agar mahasiswa mempunyai kemampuan dalam eksperimen molekul organik yang lebih kompleks (bahan alam) dalam hal uji pendahuluan, isolasi dan kemurnian. Materi praktikum meliputi isolasi dengan berbagai cara (ekstrasi, maserasi, sokletasi), pemisahan dan pemurnian, uji kemurnian, hidrolisis dll. Modul Praktikum Kimia Organik
20. Dasar Reaksi Senyawa Anorganik (2 SKS) Mata kuliah dasar reaksi anorganik meliputi teori-teori asam basa, kekuatan asam-basa, energi ikatan dan panjang ikatan dalam asam basa, asam basa keras dan lunak, dan aspek termodinamika dalam asam basa; sistem dalam pelarut air dan non air, kelarutangaram; Ekstraksi unsur, potensial reduksi, stabilitas reduksi dalam pelarut air, diagram potensial reduksi; sistem pelarut air; sistem pelarut non-air; kelarutan garam; teknik ekstraksi unsur; potensial reduksi; dan diagram potensial reduksi. Modul Dasar Reaksi Senyawa Anorganik
21. Struktur dan Fungsi Biomolekul (3 SKS) Matakuliah Struktur dan Fungsi Biomolekul yang meliputi Teori dan Percobaan/Praktikum bertujuan agar mahasiswa dapat menganalisis dan menjelaskan struktur, klasifikasi, sifat-sifat fisika dan kimia, reaksi uji serta fungsi biomolekul dalam metabolisme dan kehidupan sehari-hari. Keterampilan psikomotorik yang dikembangkan setelah mengikuti perkuliahan ini adalah mahasiswa mampu melakukan uji kualitatif asam amino, uji kualitatif protein, menganalisis sampel protein, mengisolasi karbohidrat, uji kualitatif karbohidrat, mengisolasi lipid, uji kualitatif lipid, menganalisis sampel lipid, mengisolasi enzim, menentukan pengaruh-pengaruh (suhu, pH, waktu inkubasi, konsentrasi substrat, inhibitor, koenzim) terhadap aktivitas enzim. Modul Struktur dan Fungsi Biomolekul
22. Olimpisme (1 SKS) Mata kuliah ini merupakan pembangunan karakter bagi mahasiswa baru agar mempunyai karakter jujur, sportif, unggul, kreatif, dan bersahabat. Kompetensi lulusan yang diharapkan adalah mampu menerapkan dan mengembangkan filosofi olimpisme dalam berbagai sisi kehidupan. Modul Olimpisme
23. Fisika Dasar (2 SKS) Mata kuliah ini membahas konsep-konsep dasar-dasar fisika, pemahaman dasar-dasar fisika, implementasi konsep dasar fisika, dan merancang eksperimen fisika Modul Fisika Dasar
24. Praktikum Fisika Dasar (1 SKS) Mata kuliah ini membahas optik yang terdiri dari indeks bias, cermin, sifat lensa dan cacat bayangan, mikroskop, spektrometer, polarimeter, dan osiloskop. Sedangkan bab beriktutnya adalah listrik yang terdiri dari arus bolak-balik, watak lampu pijar, dan transformator. Modul Praktikum Fisika Dasar
25. Biologi Umum (2 SKS) Mata Kuliah Biologi Umum menjelaskan tentang prinsip dan konsep dasar biologi serta sel kaitannya dengan struktur sel, kimia sel dan metabolisme sel. Selain itu, mata kuliah ini juga menjelaskan tentang teori evolusi dan perkembangnya, menjelaskan keragaman makhluk hidup termasuk dalam enam kingdom, struktur organ hewan dan tumbuhan serta prinsip dan konsep dasar ekologi. Modul Biologi Umum
26. Matematika Kimia (3 SKS) Matakuliah Matematika Kimia berfokus pada kajian teori-teori dasar operasi matematika yang berguna untuk membantu dalam menyelesaikan masalah kimia. Pada matakuliah ini pendekatannya melalui pemahaman teori-teori dasar kalkulus yang telah dipelajari sebelumnya. Selanjutnya teori dasar operasi matematik tersebut digunakan untuk menyelesaikan beberapa konsep kimia yang berkaitan. Oleh karena itu, topik-topik utama pada kajian matematika kimia meliputi: Bilangan Eksponensial, Logaritma, Angka Penting, Faktor Konversi, Functional Relationship, Diferential Calculus, Integral Calculus, Deret Taylor Dan Deret Maclaurin, Bilangan Kompleks, Koordinat Kartesius Dan Kutub, Integral Lipat Dua, Matriks, Integral Fraksional, Kerja Dan Kalor Pada Hk Td I, Fungsi Entalphi, Pengaruh Suhu Pada Kapasitas Kalor, Logaritma Pada Penentuan Ph Larutan, Hk 2 Laju Terintegrasi Orde Nol, Hk Laju Terintegrasi Orde Satu, Hk Laju Terintegrasi Orde Dua. Modul Matematika Kimia
27. Keselamatan, Keamanan, dan Kesehatatan Kerja Laboratorium (K3 Laboratorium) Perkuliahan ini membahas tentang keamanan, keselamatan, dan kkesehatan kerja (K3) di laboratorium yang meliputi pengelolaan laboratorium, budaya keselamatan, keamanan, dan kesehatan kerja laboratorium, penanganan dan penyimpanan bahan kimia beserta respon tumpahan bahan kimia, penanggulangan keadaan darurat, mengetahui penyelidikan kecelakaan, penerapan inspeksi K3 di laboratorium, identifikasi bahaya dan risiko beserta pengendalian risiko, penanganan limbah laboratorium, peraturan K3 dalam menanggulangi kebakaran dan penanganan kecelakaan di laboratorium. Modul Keselamatan, Keamanan, dan Kesehatatan Kerja Laboratorium (K3 Laboratorium)
28. Struktur Atom dan Struktur Senyawa Anorganik (3 SKS) Mata kuliah ini meliputi kajian teori atom dan unsur-unsur yang terdiri dari teori atom Bohr dan mekanika gelombang. Atom hodrogen dan atom polielektron; orbital atom dan bilangan kuantum; efek perisai; keperiodikan unsur; unsur-unsur golonbgan boron dan karbon; unsur-unsur golongan nitrogen dan oksigen; unsur halogen dan gas mulia; unsur lantanida dan aktinida. Modul Struktur Atom dan Struktur Senyawa Anorganik
29. Pendidikan Lingkungan (3 SKS) Mata kuliah ini membahas secara komprehensif ekologi sebagai dasar ilmu lingkungan, asas dasar dari ilmu lingkungan, siklus materi dan energi, populasi dan adanya perubahan dalam populasi, masalah kependudukan, peranan manusia dalam ekosistem dengan segala dampaknya, dan pembangunan berkelanjutan dalam menyelamatkan bumi kita dari kehancuran. Modul Pendidikan Lingkungan
30. Kimia Analisis Kualitatif dan Kuantitatif (3 SKS) Mata kuliah ini menjelaskan tentang teori dasar pendukung dalam menganalisis suatu cuplikan (meliputi Larutan & sifatnya, dissosiasi elektrolit, kesetimbangan ion, pH, kelarutan dan hasilkali kelarutan)  dan  Analisis Kualitatif  (meliputi analisis pendahuluan, pemisahan dan identifikasi kation dan anion), serta  Analisis Kuantitatif (meliputi teknik pengambilan cuplikan, akurasi, presisi, faktor koreksi, analisis secara volumetri dan gravimetri). Modul Kimia Analisis Kualitatif dan Kuantitatif
31. Praktikum Kimia Analisis Kualitatif dan Kuantitatif (2 SKS) Praktikum ini bertujuan agar mahasiswa memperoleh keterampilan dasar dalam melakukan analisis suatu sampel secara kualitatif dan kuantitatif. Materi praktikum meliputi: analisis kualitatif dalam menentukan anion, kation tunggal/campuran yang terkandung dalam suatu sampel, analisis kuantitatif dengan metode volumetri meliputi pembuatan larutan standar, penentuan konsentrasi standar primer dan sekunder dan penentuan kadar suatu senyawa kimia dalam suatu sampel, dan menggunakan indikator, analisis kuantitatif dengan metode gravimetri dalam menentukan kadar suatu senyawa kimia/kation/anion yang terkandung dalam suatu sampel. Modul Praktikum Kimia Analisis Kualitatif dan Kuantitatif
32. Kimia Pemisahan (3 SKS) Mata kuliah ini menjelaskan tentang: teori-teori dasar pemisahan suatu zat secara destilasi ekstraksi, elektrolisis, coulometri, kromatografi beserta penerapannya. Modul Kimia Pemisahan
33. Praktikum Kimia Fisik (1 SKS) Praktikum ini bertujuan agar mahasiswa memiiki kemampuan dan keterampilan mengukur besaran – besaran fisik zat dalam berbagai system dan dapat menggunakan data tersebut untuk mempelajari sifat–sifat reaksi meliputi massa atom relative gas/zat cair, kalor, panas pelarutan/penetralan, pelarutan sebagai fungsi suhu, pelarutan timbal balik, diagram Terner, aktivitas dan hantaran elektrolit, penentuan orde reaksi dan tetapan laju reaksi, katalisator asam, tetapan pengionan, laju inversi gula, viskositas, konsentrasi kritis misel, penentuan tetapan kesetimbangan. Modul Praktikum Kimia Fisik
34. Metabolisme Biomolekul (3 SKS) Mata kuliah ini memberikan kemampuan pada mahasiswa dalam menganalisis pemecahan berbagai masalah dengan pendekatan konsep biokimia pada level genomik, proteomik, dan metabolomik. Keterampilan psikomotorik yang dikembangkan setelah menyelesaikan matakuliah ini mahasiswa mampu melakukan analisis kadar gula dalam darah, analisis peranan enzim dalam proses metabolisme, analisis metabolism lipid dan protein, serta isolasi dan karakterisi DNA sebagai molekul pembawa informasi genetic dengateknik elektroforesis. Modul Metabolisme Biomolekul
35. Perencanaan dan Pengelolaan Pembelajaran (2 SKS) Mata kuliah ini bertujuan untuk mengembangkan kompetensi mahasiswa dalam  merancang pembelajaran kimia di pendidikan menengah sesuai kurikulum yang berlaku serta mampu mengelola pembelajaran kimia di kelas maupun di laboratorium. Modul Perencanaan dan Pengelolaan Pembelajaran
36. Telaah Kurikulukm Kimia (3 SKS) Mata kuliah ini bertujuan agar mahasiswa memiliki kemampuan dalam menganalisis kurikulum pendidikan kimia pada jenjang pendidikan dasar (SMP), SMA dan SMK. Modul Telaah Kurikulum Kimia
37. Metodologi Pembelajaran (2 SKS) Mata Kuliah ini membahas tentang mengajar dan teori pembelajaran, teori-teori belajar behaviorisme, teori belajar kognitivisme, teori belajar konstruktivisme, teori belajar humanisme, model-model pembelajaran, berbagai pendekatan dalam proses pembelajaran, dan strategi pembelajaran. Modul Metodologi Pembelajaran
38. Metodologi Penelitian (3 SKS) Mata kuliah ini membahas secara komprehensif mengenai prinsip-prinsip penelitian ilmiah. Pembahasan difokuskan beberapa konsep dan definisi dalam penelitian, latihan teori dan pengajuan hipotesis. Teknik pengambilan sampel, jenis-jenis metode penelitian, rancangan eksperimen, pengukuran dan alat ukur, teknik pengumpulan dan analisis data serta struktur penelitian dan penulisan proposal penelitian. Modul Metodologi Penelitian
39. Penilaian dan Evaluasi Pembelajaran (3 SKS) Kompetensi mahasiswa yang akan dibangun dalam mata kuliah ini adalah mampu  merencanakan dan mengembangkan cara penilaian (proses dan hasil belajar), serta mampu mengolah hasil penelitian menjadi evaluasi pembelajaran untuk perbaikan pembelajaran siswa dan kompetensi mengajar guru. Modul Penilaian dan Evaluasi Pembelajaran
40. Logam Transisi dan Senyawa Kompleks (2 SKS Mata kuliah ini mengkaji konsep-konsep kimia koordinasi yaitu: Teori ikatan valensi, teori medan kristal, teori orbital molekul; tatanama senyawa koordinasi; klasifikasi ligand; Pengkompleksan oleh ligand monodentat; pengkompleksan oleh ligan polidentat; Konsep isomerism dan stereoisomerism dalam kimia koordinasi; Distorsi pada bentuk geometri senyawa kompleks; Stabilitas termodinamik dan kinetik senyawa koordinasi; Faktor-faktor yang mempengaruhi stabilitas senyawa koordinasi; Mekanisme reaksi senyawa kompleks; Aplikasi senyawa koordinasi; Aplikasi senyawa koordinasi; Penelitian terkini bidang senyawa koordinasi; dan Senyawa-senyawa koordinasi dan potensi aplikasinya. Modul Logam Transisi dan Senyawa Kompleks
41. Praktikum Kimia Anorganik (2 SKS) Mata kuliah ini bertujuan agar mahasiswa lebih memahami dan terampil dalam sintesis senyawa kompleks dan karakterisasinya. Mata kuliah ini meliputi dasar–dasar reaksi anorganik, sintesis senyawa anorganik, dan pemurniannya. Materi praktikum meliputi: rekristalisasi, reaksi fotolistrik, dan penentuan kekuatan asam basa, sintesis senyawa kompleks, pemurnian senyawa kompleks, dan karakterisasinya. Modul Praktikum Kimia Anorganik
42. Mekanika Kuantum (3 SKS) Mata kuliah simetri molekul meliputi topik-topik kajian seperti klasifikasi operasi simetri, ernal; sifat simetri dari fungsi gelombang, sifat gelombang eksak, representasi molekul diatomik, triatomik, lurus dan bengkok; dan deskripsi LCAO-MO, distribusi orbital molekul, operasi proyeksi. Di sampan itu, mata kuliah ini juga bertujuan agar mahasiswa memahami hakikat reaksi-reaksi kimia melalui ikatan kimia dengan landasan analisis kimia kuantum. Modul Mekanika Kuantum
43. Statistika (3 SKS) Mata kuliah ini membahas secara komprehensif tentang peranan statistik dalam penelitian, statistik strategi, statistik inferensial, dan berbagai analisis data lanjutan. Modul Statistika
44. Kimia Instrumen (3 SKS) Mata kuliah ini menjelaskan tentang: teori dan penggunaan berbagai macam instrument dalam melakukan analisis kimia secara kuantitatif dan kualitatif, melalui pendekatan metode instrumentasi kimia, yang meliputi analisis secara spektroskopi dan kromatografi  yang meliputi Pengantar Menuju Analisis Instrumen; Radiasi Elektromagnet dan Interaksinya terhadap Materi; Spektrometri UV-Vis, Spektrometri Serapan Atom;  Spektrometri Infra Merah; Spektrometri Massa; Spektrometri Resonansi Magnet Proton. Modul Kimia Instrumen
45. Praktikum Kimia Instrumen dan Pemisahan (2 SKS) Mata kuliah ini bertujuan melatih mahasiswa dalam merancang skema peralatan dasar untuk keperluan analisis pemisahan dan melakukan analisis sampel dengan menggunakan alat–alat instrumen kimia baik secara kualitatif maupun kuantitatif. Materi praktikum meliputi: analisis sampel dengan menggunakan metode volumetri dan metode pemisahan secara destilasi, ekstraksi, elektrolisi dan kromatografi, gravimetri, spektometri, colorimetri, dan fotometri. Modul Praktikum Kimia Instrumen dan Pemisahan
46. Praktikum Biokimia (2 SKS) Mata kuliah ini bertujuan agar mahasiswa mengerti dan dapat melakukan percobaan tentang uji kuantitatif dan analisis sampel dari karbohidrat, lipid, protein, analisis kadar glukosa dan kolestrol darah, analisis urin, serta analisis sampel protein dan elektroforesis protein. Modul Praktikum Biokimia
47. Microteaching (2 SKS) Mata Kuliah ini membahas tentang hakekat belajardan pembelajaran, teori-teori belajar behaviorisme, teori belajar kognitivisme, teori belajar konstruktivisme, teori belajar humanisme, model-model pembelajaran, berbagai pendekatan dalam proses pembelajaran, dan strategi pembelajaran. Modul Microteaching
48. Seminar Pendidikan Kimia (2 SKS) Mata kuliah ini bertujuan agar mahasiswa memiliki kemampuan untuk mengkaji, memahami isi suatu artikel ilmiah dalam bidang pendidikan kimia, menyusun laporan hasil kajian dan menyampaikannya dalam forum penilaian tertentu. Modul Seminar Pendidikan Kimia
49. Seminar Pra Skripsi (2 SKS) Mata kuliah ini bertujuan agar mahasiswa memiliki kemampuan dalam menyusun suatu proposal penelitian pendidikan dan mampu mempertahankannya dalam suatu forum penilaian tertentu. Modul Seminar Pra Skripsi
50. Praktik Kompetensi Mengajar (6 SKS) Mata kuliah Praktik Kompetensi Mengajar (PKM) bertujuan meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam pengelolaan pembelajaran di sekolah secara professional. Latihan yang bertahap dan sistematis ini disediakan dalam mata kuliah PKM. PKM bertujuan untuk memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk berlatih menerapkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang telah diperolehnya melalui berbagai mata kuliah, ke dalam pengelolaan kegiatan pembelajaran di kelasnya sendiri. Modul Kompetensi Mengajar
51. Skripsi (4 SKS) Mata kuliah ini bertujuan agar mahasiswa memiliki kemampuan dalam menyusun suatu laporan penelitian pendidikan dan mampu mempertahankannya dalam suatu forum penilaian tertentu. Modul Skripsi
52. Kewirausahaan (2 SKS) Mata kuliah ini mengkaji tentang aspek umum kewirausahaan, karakter wirausaha, membuat ide dan rencana wirausaha, mengenal bentuk kepemilikan wirausaha, memulai wirausaha, manajemen penjaminan mutu produk/ Jasa, hingga pengelolaan sumber daya manusia. Mahasiswa  diharapkan mampu mengenali potensi diri, mencari dan menciptakan peluang usaha, serta berani mencoba berwirausaha sesuai dengan kemampuan dan bidangnya dan mengaplikasikan khususnya dalam bidang kimia. Modul Kewirausahaan
53. Media Pembelajaran (2 SKS) Mata kuliah ini membahas tentang materi-materi pengertian media, tujuan, manfaat, sumber dan alat peraga pembelajaran, peran, fungsi, klasifikasi dan karakteristik media pembelajaran; prosedur pengembangan modul; jenis dan kriteria media pembelajaran; pembelajaran berbasis TIK; pembelajaran berbasis komputer;  pembelajaran berbasis web; pembelajaran berbasis multimedia presentasi;  pembelajaran jarak jauh dan penilaian dalam pembelajaran. Modul Media Pembelajaran
54. Biokimia Medik (2 SKS) Mata kuliah Biokimia Medis, mahasiswa mempelajari metabolisme yang terjadi pada makhluk hidup dimulai dari metabolisme secara umum termasuk proses anabolisme dan katabolisme. Metabolisme biomolekul yaitu metabolisme karbohidrat, metabolisme lipid, metabolisme protein termasuk biosintesis protein dan metabolisme asam nukleat serta pengaturannya. Modul Biokimia Medik
55. Nanosains dan Nanoteknologi (2 SKS) Mata kuliah ini merupakan pengenalan terhadap bidang nanoteknologi an material maju melalui topik-topik perkuliahan yang berkaitan seperti: Sejarah dan peluang nanosains dan nanomaterial; Definisi dan ruang lingkup kajian istilah nanokimia, nanosains dan nanoteknologi; Jenis-jenis nanomaterial; Pengaruh ukuran pada dimensi nanometer terhadap sifat kimia, fisika dan kereaktifan partikel; teknik sintesis nanomaterial; teknik analisis dan karakterisasi nanomaterial manfaat dan resiko nanosains dan nanoteknologi; aplikasi nanomaterial. Modul Nanosains dan Nanoteknologi
56. Kimia Polimer (2 SKS) Kimia polimer adalah mata kuliah yang memperkenalkan dan mempelajari tentang pembuatan, sifat-sifat, dan karakterisasi makromolekul. Isi mata kuliah meliputi : konsep dasar ilmu polimer, polimerisasi kondensasi, polimerisasi adisi, kondisi polimerisasi, transformasi kimia polimer, karutan polimer, dan karakterisasi polimer. Modul Kimia Polimer
57. Kimia Lingkungan (2 SKS) Mata kuliah ini membahas secara komprehensif mengenai bahan-bahan kimia yang ada di alam, proses-proses yang melibatkan bahan-bahan tersebut yang terjadi dalam lingkungan baik secara akademik maupun akibat dari kegiatan manusia yang selain berdampak positif juga berdampak negative bagi seluruh kehidupan di bumi ini.  
58. Green Chemsitry (2 SKS) Green Chemistry merupakan mata kuliah yang mempelajari mengenai sejarah green chemistry, menentukan tingkat kehijauan suatu reaksi, menentukan tingkat keracunan suatu pelarut, menghitung LCA, menerapkan konsep green chemistry pada proses reaksi kimia dan penerapan model pembelajaran berbasis green chemistry Modul Green Chemistry
59. Sejarah Kimia dan Pendidikan Kimia (2 SKS) Mata kuliah Sejarah Kimia dan Pendidikan Kimia ini mempelajari perkembangan (sejarah) kimia dari jaman pra sejarah hingga awal abad 20an melalui analisis filosofis perkembangan sejarah tersebut dengan menekankan bagaimana kimiawan masa lampau berfikir dan bekerja pada saat yang sama mereka juga mengembangkan, mengevaluasi, dan menggunakan teori dan metode praktis yang baru, serta aplikasinya dalam proses pembelajaran kimia di sekolah menengah. Modul Sejarah Kimia dan Pendidikan Kimia
60. Pembelajaran Sains (2 SKS) Mata Kuliah Pembelajaran Sains merupakan mata kuliah yang membekali mahasiswa dengan pengalaman terkait disiplin ilmu pengetahuan alam. Membekali mahasiswa dengan pendekatan science process skill, sehingga pembelajaran lebih bermakna. Mahasiswa membawa teori-teori ke dalam praktik sains. Melalui praktik sains mahasiswa secara komprehensif dapat memahami teori. Mata Kuliah ini mencakup kegiatan merancang dan mendemonstrasikan fenomena penerapan sains dalam kehidupan sehari-hari serta membuat produk-produk yang bernilai ekonomi dengan menggunakan prinsip-prinsip sains serta menjelaskannya secara ilmiah Modul Pembelajaran Sains
61. Metodologi Penelitian Kualitatif (2 SKS) Mata kuliah ini memberikan gambaran mengenai prinsip dan jenis metodologi kualitatif, Teknik pengumpulan data, analisis dan representasi data, serta teknik keabsahan data dalam penelitian kualitatif Modul Metodologi Penelitian Kualitatif
62. Lingkungan Pembelajaran (2 SKS) Perkuliahan ini mengkaji tentang lingkungan pembelajaran, faktor-faktor, dampak, instrumen pengukuran dan penelitian dalam lingkungan pembelajaran. Mahasiswa  diharapkan dapat memahami konsep lingkungan pembelajaran serta menerapkan konsep dalam menganalisis lingkungan pembelajaran, khususnya dalam pembelajaran kimia Modul Lingkungan Pembelajaran
63. Miskonsepsi dalam Pembelajaran Kimia (2 SKS) Perkuliahan ini mengkaji tentang prakonsepsi, miskonsepsi alternatif dalam pembelajaran kimia berdasarkan buku referensi, hasil-hasil penelitian dan inovasi yang terdapat dalam jurnal-jurnal dalam pendidikan kimia dan jurnal-jurnal kimia. Mahasiswa  diharapkan dapat mengidentifikasi miskonsepsi dan mengatasinya dan memahami karakteristik materi dan keterkaitan antar konsep dalam pembelajaran kimia. Modul Miskonsepsi dalam Pembelajaran Kimia
64. Pengembangan Instrumen (2 SKS) Mahasiswa memiliki wawasan luas tentang instrumen dan mampu mengembangkannya, baik untuk tes maupun nontes. Oleh karenanya, mereka perlu difasilitasi dan didorong agar menguasai: konsep-konsep instrumen, pengukuran, penilaian, evaluasi, jenis-jenis instrumen, validitas, reliabilitas, cara mengembangkan instrumen, analisis butir, dan praktik analisis butir secara teoritik dan empirik. Modul Pengembangan Instrumen
65. ICT dalam Pembelajaran Kimia (2 SKS) Mata kuliah membahas tentang pengembangan multimedia pembelajaran berbasis ICT, yang dimulai dari dasar media dan inovasi pembelajaran, desain, pengembangan dan produksi multimedia pembelajaran. Modul ICT dalam Pembelajaran Kimia
66. Manajemen Sekolah (2 SKS) Mata kuliah ini merupakan salah satu mata kuliah pilihan yang dirancang bagi mahasiswa S1 pendidikan kimia yang bertujuan agar: mahasiswa sebagai calon guru memiliki pemahaman tentang Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) dan produk perundang-undangan lain yang berkaitan dengan pengelolaan sekolah, tentangbagaimana pelaksanaan Standar Nasional Pendidikan diimplementasikan di sekolah-sekolah; memahami konsep Standar Pelayanan Minimal (SPM) dengan kenyataan yang ada di sekolah-sekolah serta memahami tentang kepemimpinan sekolah berbasis agile manajemen sesuai dengan tuntutan abad-21. Sehingga diharapkan mahasiswa nantinya dapat merefleksikannya sebagai bekal dalam dunia pendidikan nantinya. Modul Manajemen Sekolah
67. Analisis Produk Halal Mata kuliah ini merupakan salah satu mata kuliah pilihan yang dirancang bagi mahasiswa S1 program studi Kimia dan pendidikan Kimia yang ingin mempelajari dan mendalami beberapa aspek yang berkaitan dengan analisis produk halal dan senyawa alternatifnya. Uraian materi/pokok bahasan mata kuliah ini lebih menitikberatkan pada tinjauan dasar-dasar hukum islam yang berkaitan dengan pangan yang halal/haram, pengetahuan mengenai bahan baku sebagai sumber kriteria suatu produk halal/haram, metode dan teknologi yang digunakan untuk analisis produk halal, sistem kelembagaan dan sertifikasi pangan, standar operasional sistem jaminan halal di lingkungan industri, analisis titik kritis kehalalan pangan, dan menganalisis penelitian produk halal dan senyawa alternatifnya. Modul Analisis Produk Halal
68. Etnopedagogi Perkuliahan ini mengkaji tentang konsep dasar etnopedagogi, karakteristik, dan fungsinya, serta kompetensi etnopedagogi yang mencakup pengetahuan dan keterampilan etnopedagogi termasuk cara berpikir dan kemampuan melakukan refleksi. Perkuliahan ini juga mengkaji tentang isu-isu dan implementasi etnopedagogi dalam pembelajaran kimia, khususnya terkait dalam relevansinya dengan kurikulum kimia di Indonesia. Pada akhirnya, mahasiswa diharapkan dapat memiliki pemahaman tentang konsep penting etnopedagogi dan mengimplementasikannya dalam merancang pembelajaran kimia. alternatifnya. Modul Etnopedagogi
69. Kimia untuk Anak Berkebutuhan Khusus Perkuliahan ini mengkaji tentang konsep dasar pendidikan inklusi, kurikulum pembelajaran kimia dalam kelas inklusi, pendekatan desain universal, serta asesmen pembelajaran kimia bagi peserta didik berkebutuhan khusus. Selanjutnya, mahasiswa diharapkan untuk mengeksplorasi lebih mendalam terkait peningkatan aksesibilitas dan inklusi dalam pembelajaran dan kegiatan laboratorium kimia melalui integrasi teknologi dan strategi asertif lainnya. Pada akhirnya, mahasiswa diharapkan dapat mengembangkan rencana pembelajaran kimia yang mendukung terciptanya lingkungan belajar yang inklusif dan memaksimalkan potensi anak berkebutuhan khusus dalam pembelajaran kimia. alternatifnya. Modul Kimia untuk Anak Berkebutuhan Khusus