|

Mahasiswa Pendidikan Kimia FMIPA UNJ Raih Prestasi dalam Program Kreativitas Mahasiswa AMLI 2025

Program Studi Pendidikan Kimia FMIPA Universitas Negeri Jakarta kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) AMLI 2025. Empat kelompok mahasiswa di bawah pendampingan dosen pendidikan kimia berhasil mendapatkan pendanaan dari AMLI untuk melaksanakan kegiatan PKM. AMLI atau Asosiasi MIPA LPTK Indonesia (AMLI) merupakan wadah bagi mahasiswa bidang MIPA dari berbagai LPTK di Indonesia untuk mengembangkan kreativitas, inovasi, dan solusi ilmiah dalam menghadapi permasalahan di masyarakat. 

Capaian ini menjadi bukti nyata semangat inovasi, kreativitas, serta dedikasi mahasiswa dalam mengembangkan ide-ide ilmiah yang bermanfaat bagi dunia pendidikan dan masyarakat. Daftar tim mahasiswa Pendidikan Kimia FMIPA UNJ yang berhasil lolos pendanaan PKM AMLI 2025 yaitu: 

  1. Tim “Dapur Kimo”
  • Hermawan (Pendidikan Kimia 2023)
  • Irfan Syamil Rayhansyah (Pendidikan Kimia 2023)

Judul proposal: “Dapur Kimo: Buku Kimia Terintegrasi Quick Response (QR) Audio Play sebagai Media Pembelajaran Kimia dengan Model Guided Discovery Learning.”

Deskripsi PKM-KC: Mengembangkan inovasi media pembelajaran kimia berupa buku interaktif berjudul “Dapur Kimo” yang dilengkapi dengan lab kit dan teknologi QR Audio Play. Produk ini dirancang khusus untuk anak usia dini dengan prinsip play-based learning dan berfokus pada konten kimia sehari-hari, atau kimia dapur, menggunakan konsep small-scale chemistry dan bahan food grade untuk memastikan keamanan. Tujuan utama dari “Dapur Kimo” adalah untuk membangun prior knowledge yang memadai terkait ilmu kimia sejak usia dini, sehingga dapat mendukung peningkatan literasi saintifik mereka di jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

  1. Tim “Inovasi Kukis Labu”
  • Indah Trisnawati (Pendidikan Kimia 2023)
  • Casika Dwiputri (Pendidikan Kimia 2023)
  • Nafasha Ufaira Syarif (Pendidikan Kimia 2024)
  • Queencesya Najlalitia Pulungan (Pendidikan Kimia 2024)

Judul proposal: “Inovasi Kukis Berbahan Dasar Labu Kuning dan Biji Labu untuk Mencegah Anemia pada Remaja dan Ibu Hamil.”

Deskripsi PKM-K: Program PKMK AMLI (Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan oleh tim AMLI) berfokus pada pengembangan inovasi pangan sehat berbasis potensi lokal. Dalam kegiatan ini, tim AMLI menciptakan kukis berbahan dasar labu kuning yang diformulasikan untuk mencegah anemia pada remaja dan ibu hamil. Prosesnya mencakup RnD kandungan gizi, pengolahan bahan alami, serta uji rasa dan kualitas produk. Melalui kegiatan ini, PKMK AMLI tidak hanya bertujuan meningkatkan asupan gizi dan kesadaran kesehatan masyarakat, tetapi juga menumbuhkan jiwa kewirausahaan sosial dan inovatif di kalangan mahasiswa.

  1. Tim “OrganiKit”
  • Eva Melyana (Pendidikan Kimia 2024)
  • Faizah Nur Afifah (Pendidikan Kimia 2024)
  • Cindy Febrianty (Pendidikan Kimia 2024)
  • Faaris Ajhar Ali (Pendidikan Kimia 2024)
  • Jefri Pratama (Pendidikan Kimia 2024)

Judul proposal: “OrganiKit: Molecular Disk dan Buku Tulis Kreatif untuk Pembelajaran Kimia Organik.”

Deskripsi PKM-K: Tim kami menghadirkan solusi inovatif dan kreatif untuk mempermudah pembelajaran kimia organik dengan nama produk OrganiKit. Penelitian produk memadukan model 2D dan buku kreatif, kami menciptakan metode belajar yang lebih terjangkau, praktis, dan ramah pengguna dibandingkan model 3D. Pendekatan ini menekankan kreativitas, aksesibilitas, dan efisiensi, menjadikan konsep kimia organik lebih mudah dipahami oleh pelajar dan mahasiswa.

  1. Tim “Flashcard Braille Kimia”
  • Safira Gustami Yuniar (Pendidikan Kimia 2023)
  • Ahmad Hafizh (Pendidikan Kimia 2023)
  • Musyahadah Rodiatam Mardiah (Pendidikan Kimia 2023)

Judul proposal: “Flashcard Braille Unsur Kimia Berbasis Kertas Daur Ulang Kulit Pisang Kepok untuk Meningkatkan Akses Belajar Tunanetra.”

Deskripsi PKM-KI: Braillogic adalah inovasi flashcard Braille unsur kimia berbahan kulit pisang kepok dan serat kenaf yang dirancang untuk membantu siswa tunanetra memahami sistem periodik unsur. Kartu berukuran 3,58 × 2,17 inci ini dibuat dengan tepi melengkung agar aman dan nyaman digunakan. Proses pembuatannya menggunakan teknologi pulping organik ramah lingkungan dengan campuran bahan penguat seperti tapioka, kaolin, dan aluminium sulfat. Media ini lebih tebal, tahan lama, serta memberikan pengalaman belajar taktil yang aman dan berkelanjutan bagi pengguna tunanetra.

Prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa Pendidikan Kimia tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan kemampuan berinovasi melalui karya kreatif yang solutif dan aplikatif.

Seluruh sivitas akademika Program Studi Pendidikan Kimia FMIPA UNJ menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas pencapaian luar biasa ini.

Semoga keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus berkarya, berinovasi, dan berkontribusi dalam dunia pendidikan dan masyarakat luas.

 

Similar Posts